Home »

Depok

Prostitusi

Siswi SMK Bogor Sedang Bercumbu di Penginapan Kena Razia

Satu di antara 10 pasangan mesum yang digerebek dari sebuah penginapan di Bojonggede, Bogor, ternyata masih anak baru gede (ABG) dan siswi sebuah SMK.

Siswi SMK Bogor Sedang Bercumbu di Penginapan Kena Razia
Istimewa
Ilustrasi mesum. 

WARTA KOTA, DEPOK— Satu di antara 10 pasangan mesum yang digerebek dari sebuah penginapan di Bojonggede, Bogor, ternyata masih anak baru gede (ABG) dan siswi sebuah SMK.

Aparat Polresta Depok menggerebek Penginapan Bale-bale di Kampung Jati RT 1/5, Kelurahan Tonjong, Desa Tajur Halang, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Rabu (18/11/2015) sekitar pukul 21.30.

Sebanyak 10 pasangan mesum terjaring. Seorang di antara pasangan itu adalah siswi kelas I SMK yakni PF (14), warga Kampung Gedong, Bojonggede.

PF kedapatan sedang bersumbu bersama rekan prianya AD (23).

Selain PF dengan AD, pasangan perempuan dengan lelaki yang diamankan yaitu, LS (25)-AB (45), HN (36)-AY (42), CT (23)-MY (36), NL (30)-DS (41), SY (27)-SD (33), JR (27)-MP (27), YT (34)-RT (27), AN (33)-MG (50) dan A (33)-LA (40).

Semua pasangan itu lalu dimintai keterangan dan diperiksa petugas sampai Kamis (19/11/2015)dinihari.

Kasat Reskrim Polresta Depok Komisaris Teguh Nugroho mengungkapkan ke 20 orang itu didata untuk dilakukan pembinaaan, sebelum akhirnya nanti dipulangkan.

Teguh mengatakan penggerebekan penginapan mesum Rabu malam itu, berdasar laporan masyarakat yang mengeluhkan adanya dugaan prostitusi di penginapan itu.

Untuk sementara, kata Teguh, pihaknya masih mendalami dugaan tersebut.

Namun dari hasil pemeriksaan di setiap kamar yang ada di penginapan itu, didapati sepuluh pasangan bukan suami istri yang berada dalam setiap satu kamar di sana.

Kesepuluh pasangan mesum itu lalu digelandang ke Mapolresta Depok untuk didata dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Menurut Teguh penggerebekan penginapan tersebut karena disinyalir di sana kerap digunakan sebagai tempat perzinahan atau juga bahkan ajang prostitusi.

"Ke-20 orang atau sepuluh pasangan ini masih kita periksa dan kita data semuanya," kata Teguh.

Ia mengatakan razia seperti ini akan terus dilakukan pihaknya untuk menjaga situasi keamanan di Depok agar tetap kondusif.

"Semua laporan masyarakat akan kita tindaklanjuti dengan pemeriksaan dan operasi seperti ini," katanya

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help