Breaking News: Kejanggalan Lita Terjun dari Lantai Tujuh, Kemungkinan Dibunuh?

Ia terjun dari lantai 7 gedung Wisma 77 lantaran bunuh diri atau dibunuh masih belum terkuak, hingga kini, sejumlah kejanggalan mulai terkuak.

Breaking News: Kejanggalan Lita Terjun dari Lantai Tujuh, Kemungkinan Dibunuh?
Istimewa
Diduga, Lita tewas dibunuh, bukan bunuh diri. 

WARTA KOTA, PALMERAH --  Uji Lita Dewi (25) sempat membuat geger area gedung Wisma 77, Jalan S Parman, Slipi, Jakarta Barat pada Senin (9/11/2015).

Petugas cleaning service gedung tersebut terjun dari lantai 7 dan tewas seketika.

Kematian perempuan berusia 25 tahun ini masih menjadi misteri.

Ia terjun dari lantai 7 gedung Wisma 77 lantaran bunuh diri atau dibunuh masih belum terkuak, hingga kini.

Kasus ini ditangani oleh kepolisian dari Polsek Palmerah, Jakarta Barat. Polisi masih menyelidiki tewasnya Lita yang menjadi tanda tanya ini.

"Kami masih menyelidiki terkait dugaan kematian korban. Kami juga melakukan pemeriksaan keterangan rekan - rekan korban," ujar Kanit Reskrim Polsek Palmerah, AKP Poltar di kantornya pada Senin (9/11/2015).

Ia menyebutkan kejadian tersebut berlangsung pada pukul 10.00 WIB. Saat itu petugas kebersihan di gedung Wisma 77 sedang bekerja menyapu di lantai 7 yang menjadi area parkir kendaraan.

Lita yang beralamat di Binong, Tangerang ini tiba-tiba saja terjun bebas dari lantai 7.

Wanita yang masih berseragam abu-abu itu meninggal dunia dalam kondisi yang mengenaskan di gedung lantai dasar.

Ia mengalami luka parah di bagian wajah dan kepalanya. Kepalanya remuk dan mengalami patah tulang.

Karyawan dan pengelola gedung membawa korban ke RS Pelni. Dan pada akhirnya jenazah Lita dilarikan menuju RSCM guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kendati demikian dilakukan pemeriksaan, hasil rekaman CCTV di area gedung tak menangkap dengan jelas aktifitas terakhir yang dilakukan korban. Bahkan CCTV tak menangkap keberadaan Lita pada saat itu di lantai 7.

Kematian Janggal

Supervisior Cleaning Service, Gedung Wisma 77, Fadil mengungkapkan, tewasnya Lita ini menurutnya, terlihat janggal.

Ia menyatakan, soalnya, tak semestinya korban bertugas di lantai 7.

"Kecelakaan tragis ini tampak janggal, sesuai penempatan kerja, seluruh petugas perempuan seharusnya berada di lantai bawah," kata Fadil.

Namun, Fadil belum bisa menyimpulkan terkait dugaan bunuh diri yang dilakukan oleh Lita. Ia menuturkan dirinya melihat tanda - tanda anak buahnya tersebut tengah dirundung masalah.

"Belakangan ini korban bercerita kalau sedang dekat dengan pria yang baru dikenalnya," ungkapnya.

Sebelum ditemukan sudah tidak bernyawa, Lita sempat meminta maaf kepada Fadil. Ia memohon maaf kepada atasanya itu karena dirinya mendapatkan teguran lantaran tidak bersemangat bekerja.

"Wajah dia (Lita) kelihatan pucat. Terakhir curhat kalau lagi dekat sama cowok yang dikenalin sama temannya itu, tapi dia enggak terlalu suka sama cowoknya," pungkas Fadil. (Andika Panduwinata)

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help