Panik, Pencuri Tewas Ditabrak KRL

Seorang pria yang diduga kuat usai mencuri di salah satu rumah warga, tewas tertabrak KRL di perlintasan kereta api di kampung Bedong, Bojong Gede.

Panik, Pencuri Tewas Ditabrak KRL
Warta Kota/Bintang Pradewo
Ilustrasi : Kesemrawutan arus lalu lintas di persimpangan tak sebidang jalur kereta api bekas terjadinya kecelakaan maut antara kereta commuter line dan truk tangki bensin setahun lalu, di Teluk Betung, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (25/3/2015) siang. 

WARTA KOTA, DEPOK - Seorang pria yang diduga kuat usai mencuri di salah satu rumah warga, tewas tertabrak kereta api KRL di perlintasan kereta api di kampung Bedong, Bojong Gede, Bogor, Minggu (8/11/2015) dini hari.

Diketahuinya pria yang tewas itu adalah pencuri, karena sepeda motor yang digunakannya yakni Minerva merupakan sepeda motor milik salah seorang warga.

Selain itu dari tas hitamnya terdapat kotak perhiasan emas berisi kalung, gelang, dan cincin, serta tiga charger Hp, jam tangan, batu cincin, serta uang receh sebesar Rp 100.000.

Sepeda motor dan semua barang yang dibawa pria itu diketahui milik Lilis (50) warga Kampung Masjid RT 6/4, Desa Bojonggede, yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari perlintasan kereta api.

Lilis baru saja melaporkan peristiwa pencurian di rumahnya ke Polsek Bojonggede, dengan ditemani suaminya Nur Slamet (60).

Dari keterangan Lilis, diketahui saat mereka pulang ke rumah mereka usai menghadiri acara hajatan pada Sabtu tengah malam, kondisi rumah sudah berantakan.

Kapolresta Depok Komisaris Besar Dwiyono menuturkan diduga kuat korban tertabrak KRL itu adalah pelaku pencurian di rumah Lilis sebelumnya.

Sebab kata Dwiyono, diketahui sepeda motor dan semua barang yang dibawa pria itu adalah milik Lilis.

Dwiyono menuturkan tertabraknya pria tanpa identitas itu oleh KRL yang melintas dari Bogor ke Jakarta diduga karena korban ketakutan saat melihat petugas Polresta Depok yang tengah melakukan operasi cipta kondisi.

"Karena panik, sehingga dia main menyeberang rel perlintasan KRL begitu saja tanpa mempedulikan kereta yang akan lewat. Akibatnya yang bersangkutan terserempet kereta dan tewas di lokasi kejadian," kata Dwiyono, Minggu (8/11/2015).

Menurut Dwiyono, saat diperiksa petugas tidak ditemukan identitas apapun di tubuhnya.

Ciri-ciri pelaku katanya berusia sekitar 25 tahun, berkulit sawo matang dan berambut lurus pendek.

Pelaku mengenakan kaos merah dan celana jeans biru serta sepatu hitam.

Selain itu, pelaku juga mengenakan perhiasan kalung emas dan gelang di kedua tangannya serta batu akik ungu di jari manisnya.

"Pelaku meninggal akibat terserempet KRL rangkaian 1275 dengan masinis Rohiwan yang melintas dari jalur Bogor menuju ke Jakarta. Jasad pelaku dibawa ke RS Polri Sukanto Kramatjati untuk divisum," katanya.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved