Home »

News

» Jakarta

Guru Khawatir Hasil Uji Kompetensinya Tidak Memuaskan

Di DKI Jakarta, jumlah guru yang akan mengikuti UKG lebih dari 70.000 orang yang terdiri dari guru sekolah negeri dan swasta.

Guru Khawatir Hasil Uji Kompetensinya Tidak Memuaskan
Kompas.com
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, SENAYAN - Para guru akan mengikuti uji kompetensi guru (UKG) sejak 9 hingga 27 November.

Di DKI Jakarta, jumlah guru yang akan mengikuti UKG lebih dari 70.000 orang yang terdiri dari guru sekolah negeri dan swasta.

Para guru mengaku sudah bersiap-siap menghadapi uji kompetensi. Beberapa persiapan yang sudah dilakukannya adalah belajar dari kisi-kisi soal yang sudah beredar hingga mempelajari soal yang bisa didapatkan dari internet.

Sufia Julita, Guru Sosiologi SMAN 55 Jakarta, mengatakan dirinya telah mempelajari kisi-kisi soal UKG yang beredar. Tidak jarang, dirinya juga mendiskusikan tentang UKG dengan beberapa rekan-rekannya sesama guru.

"Kami mempersiapkan diri menjalankan UKG. Misalnya belajar kisi-kisi maupun mencari contoh soal," kata Sufia kepada Wartakotalive.com, Selasa (3/11).

Sufia mengatakan, dirinya mempersiapkan diri lantaran tidak ingin jika hasil UKG-nya tidak sesuai dengan yang diharapkan.

"Ya takut juga, ada kekhawatiran seperti anak-anak yang mau ikut ujian, malu juga kalau hasilnya jelek," kata Sufia.

Dia menyebutkan, terlepas dari lulus atau tidaknya UKG, dia tetap mempersiapkan diri. "Karena nanti hasilnya akan digunakan untuk pelatihan dan perbaikan," ucapnya.

Sufia sendiri mengaku dirinya akan mengikuti uji kompetensi pada 15 November di SMAN 26 Tebet.

Edi Supodo, Guru PKN SMP 208, mengaku mempersiapkan UKG dengan mempelajari soal-soal yang didapatkannya dari laman internet.

Halaman
12
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help