Langgar Izin Tinggal, 14 WNA di Depok Terjaring Razia

Padahal visa wisata hanya memperbolehkan WNA tinggal selama maksimal 30 hari di wilayah Indonesia.

Langgar Izin Tinggal, 14 WNA di Depok Terjaring Razia
Warta Kota
Logo Ditjen Imigrasi 

WARTA KOTA, DEPOK - Sebanyak 14 warga negara asing (WNA) yang melanggar izin tinggal atau keimigrasian dijaring petugas Kantor Imigrasi Klas II Kota Depok, dalam dua hari razia bersandi Operasi Bhumi Pura Wira Wibawa di wilayah Kota Depok, Selasa (20/2/2015) dan Rabu (21/10/2015).

Ke empat belas WNA yang terjaring, secara rinci berasal dari Iran sebanyak 3 orang, Singapura 2 orang, Jerman 2 orang, Filipina 2 orang dan masing-masing satu orang dari Jepang, Gambia, Mexico, Belanda dan Amerika Serikat.

Hal itu dikatakan Kepala Kantor Imigrasi Klas II Kota Depok, Dudi Iskandar, Kamis (22/10/2015).

Menurut Dudi, kecuali 3 orang WNA asal Iran, 11 WNA lain yang terjaring adalah pekerja profesional yang bekerja di posisi teknis di sejumlah perusahaan dan lembaga pendidikan internasional di Kota Depok.

"Untuk operasi kali ini, kami memang menitikberatkan di beberapa perusahan elektronik, tekstil dan lainnya serta lembaga pendidikan internasional yang memperkerjakan warga negara asing," kata Dudi.

Dudi menjelaskan ke 11 WNA ini melanggar izin tinggal karena sebagian besar visa yang mereka punya adalah visa wisata namun ternyata mereka bekerja di Depok cukup lama dan lebih dari 1 bulan.

Padahal visa wisata hanya memperbolehkan WNA tinggal selama maksimal 30 hari di wilayah Indonesia.

Sementara untuk 3 WNA asal Iran yang terjaring, kata Dudi adalah satu keluarga yang berstatus pengungsi asal Iran.

Mereka adalah sepasang suami-istri dan seorang anak, yang sudah tinggal selama 5 tahun di Depok namun tidak mengurus perizinan tinggal.

"Bahkan anak dari pasangan pengungsi itu diketahui masuk di sekolah internasional di Depok. Padahal, dokumen status kewarganegaraan mereka telah tidak berlaku," kata Dudi.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved