Piala Presiden

Rombongan Nenek-nenek Ngamuk, Sandera Bus yang Akan ke Jakarta

Penyebabnya sopir bus enggan melanjutkan perjalanan menuju Jakarta dari Bandung, karena takut diserang gerombolan The Jak begitu memasuki Jakarta.

Rombongan Nenek-nenek Ngamuk, Sandera Bus yang Akan ke Jakarta
Kompas.com
The Jakmania, suporter Persija. 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Rombongan nenek-nenek menyandera sebuah bus Trijaya yang mereka sewa di rest area KM 62 Tol Cikampek, Sabtu (17/10/2015).

Penyebabnya sopir bus enggan melanjutkan perjalanan menuju Jakarta dari Bandung, karena takut diserang gerombolan The Jak begitu memasuki Jakarta.

Rombongan nenek-nenek ini berasal dari Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Mereka tengah melakukan tur mengunjungi sejumlah gereja di Bandung dan Jakarta.

Salah satu peserta rombongan, Frida Dolfina Lohy (60), mengatakan, sopir bus menghentikan perjalanan sejak sekitar pukul 13.00. Sopir memilih masuk ke KM 62 dan tak mau melanjutkan perjalanan ke Jakarta.

Alasannya, kata Frida, sopir menceritakan bahwa Jakarta sedang bahaya.

Banyak bus dan kendaraan berpelat D atau berasal dari Bandung diserang oleh kelompok The Jak.

Makanya kemudian sopir menjanjikan perusahaannya akan mengirim 2 mobil dari Jakarta yang berpelat 'B' untuk menjemput dan membawa rombongan ke Jakarta.

Namun, sampai kini, pukul 18.30, janji itu bohong. Perusahaan tempat sopir bekerja, kata Frida, ternyata hanya mengirim sebuah mobil kecil yang tak mampu menampung seluruh rombongan.

Akibatnya nenek-nenek itu pun mengamuk. Bahkan pemimpin rombongan lekas marah-marah ke sopir, lalu mencabut kunci bus dan mengantonginya. Sopir cuma bisa melongo.

"Terus kita juga lapor Polisi tadi. Sama Polisi langsung dimarahi sopir busnya. Polisi bilang kalau sopir bus bilang Jakarta bahaya sama saja seperti provokator," kata Frida ketika dihubungi Wartakotalive.com, Sabtu (17/10/2015) malam.

Sekarang kata Frida, ketua rombongan sudah menelepon perusahaan bus itu dan meminta penggantian uang.

"Soalnya ini mau carter bis saja yang lain. Tapi lagi tunggu pihak perusahaannya mentransfer uang ganti rugi dulu," kata Frida.

Makanya,ucap Frida, selama uang ganti rugi belum ditransfer, maka bus akan tetap disandera.

"Dari tadi bus yang lain masuk saja ke Jakarta kok. Ini Kok Dia ketakutan. sendiri," kata Frida.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved