Piala Presiden

Keakraban The Jakmania dan Bobotoh yang Sangat Dirindukan

Sikap bersatu dan keakraban mengakhiri panasnya perseteruan suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta di rapat koordinasi Final Piala Presiden 2015.

Keakraban The Jakmania dan Bobotoh yang Sangat Dirindukan
Wartakotalive.com/Angga Bhagya Nugraha
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan jajaran Persib mengunjungi markas The Jak Mania, Jumat (16/10/2015). 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Sikap bersatu dan keakraban mengakhiri panasnya perseteruan suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta di rapat koordinasi Final Piala Presiden 2015 amat tampak, Jumat (16/10/2015) di Main Hall Polda Metro Jaya.

Tapi, aroma persaingan, saling mengungguli, serta arogansi tetap nampak.

Ciri khas dari setiap persaingan di sepakbola.

Rapat koordinasi itu dihadiri Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Tito Karnavian. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

Kemudian, ada Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil.

Ada juga Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, petinggi Viking, dan perwakilan TNI.

Seluruh pihak sepakat memperumpamakan pertandingan Final Piala Presiden 2015 seperti pengantin yang menikah di kandang musuh salah satu mempelai.

Sehingga, ada pihak lain yang ikut repot, the Jak Mania, pendukung fanatik Persija Jakarta.

Nantinya, di hari pertandingan, akan ada simbolisasi bahwa The Jakmania legawa tempatnya dijadikan lokasi menikah (SUGBK).

Maka dari itu, di hari Minggu (18/10/2015), sebelum pertandingan digelar, terutama saat iring-iringan Bobotoh tiba dari Jakarta, akan disambut dulu oleh Tito dan Ahok di Polda Metro Jaya.

Halaman
123
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved