APBD DKI 2015

40 Sekolah Rusak di Jakut Batal Direhab Tahun Ini

Sebanyak 40 sekolah negeri di DKI Jakarta diusulkan untuk rehabilitasi total pada tahun anggaran 2016.

40 Sekolah Rusak di Jakut Batal Direhab Tahun Ini
Warta Kota/Bintang Pradewo
Satu sekolah di Pesanggrahan yang pembangunan rehabilitasinya mangkrak. 

WARTA KOTA, PALMERAH— Sebanyak 40 sekolah negeri di DKI Jakarta diusulkan untuk rehabilitasi total pada tahun anggaran 2016.

Sebelumnya, ke-40 sekolah tersebut direncanakan akan rehab total pada tahun 2015. Namun, adanya perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), membuat sekolah-sekolah tersebut urung direhab tahun ini. Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Adrianto menyebutkan, anggaran APBD Perubahan baru selesai sekitar November 2015.

”Karena tahun anggaran 2015 hanya tersisa satu bulan (hingga Desember 2015). Waktu yang mepet itu tidak cukup untuk proses lelang yang minimal sebulan. Belum lagi untuk pelaksanaan rehab gedungnya,” katanya ketika dihubungi Selasa (13/10).

Sopan mengatakan, APBD Perubahan akan digunakan untuk mendanai kegiatan yang bersifat mendesak dan harus segera terselenggara. "Digunakan untuk jenis kegiatan tidak memakan waktu banyak," katanya.

Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta Bowo Irianto menjelaskan, anggaran untuk 40 sekolah yang diusulkan tahun ini memang dinolkan sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Periode masa anggaran yang mepet tidak memungkinkan pelaksanaannya bisa terkejar.

Sedangkan tahun ini, Dinas Pendidikan melalui Bidang Sarana dan Prasarana akan tetap menyelesaikan rehab total untuk 56 gedung sekolah. Sekolah-sekolah tersebut adalah usulan tahun 2013 dan 2014 yang sudah dikerjakan namun belum selesai hingga kini.

Adapun beberapa sekolah yang masuk dalam 56 sekolah tersebut di antaranya adalah SMAN 55 Durentiga, SMKN 2 Gambir, dan SMPN 73 Tebet.

Pastikan tidak ganggu KBM

Meski usulan rehab total 40 sekolah ditunda hingga tahun depan, Dinas Pendidikan memastikan hal ini tidak akan mengganggu pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM).

Pasalnya, persiapan untuk rehab sekolah sudah dilakukan setidaknya setahun sebelum sekolah tersebut direhab, yakni dengan mengkondisikan agar KBM dipindah atau menumpang ke sekolah lain.

Bowo mengatakan, nantinya gedung sekolah tersebut akan dirobohkan total dan dibangun berdasarkan kebutuhan. "Tetapi kemungkinan untuk DKI 3-4 lantai per sekolah," katanya.

Berapa anggaran yang dialokasikan untuk rehab 40 sekolah itu, Bowo belum bisa memastikan. Sebab, pelaksanaan usulan belum berjalan.

Adapun beberapa sekolah yang diusulkan untuk rehab total di antaranya adalah SMPN 205 Kalideres, SMPN 260, dan SDN 08 Kalibata. Salah satu sekolah tersebut, yakni SDN 08 Kalibata sudah tidak ada aktivitas KBM, menunggu untuk rehabilitasi total. (Agustin Setyo Wardani)

Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help