Penemuan Mayat

Polisi Temukan Jejak Pemerkosa dan Pembunuh di Kaus Kaki PNF

Perkembangan signifikan pemerkosaan dan pembunuhan PNF (9) sudah diperoleh polisi, jejak pembunuh ditemukan di kaus kaki korban.

Polisi Temukan Jejak Pemerkosa dan Pembunuh di Kaus Kaki PNF
Theo Yonathan Simon Laturiuw
Rumah terduga kasus pembunuhan dan pemerkosaan, yang kosong. Dia tak pulang ke rumahnya karena polisi membawanya, Minggu (4/10/2015). 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Petunjuk siapa sebenarnya pembunuh PNF (9), ternyata didapat Polisi dari kaus kaki milik PNF, yang ada di tempat kejadian perkara (TKP) penemuan jenazah korban.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti, mengatakan, dari bagian dalam kaus kaki itu dokter melakukan pengecekan DNA.

Kemudian, DNA yang didapat dari dalam kaus kaki dicocokkan dengan DNA dari para saksi.

Hasilnya, salah satu saksi ternyata cocok dengan DNA yang didapat dari dalam kaus kaki korban.

Namun, untuk memastikannya, ucap Krishna, pihaknya sedang mencari second opinion soal tes DNA itu untuk mematikannya 100 persen.

Krishna mengatakan, kaus kaki itu ditemukan Polisi di lokasi pembuangan mayat PNF di Kampung Belakang, Kelurahan Kamal, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Kaus kaki itu berada di sebuah kardus yang berbeda dengan kardus dimana PNF terbungkus. "Sudah kami pastikan ke Ibu korban, dan diakui bahwa itu benar kaus kaki milik PNF yang dipakai setiap hari," kata Krishna kepada wartawan, termasuk Wartakotalive.com, Kamis (8/10/2015) sore.

Menurut Krishna, DNA didalam kaus kaki itu diduga berasal dari keringat pelaku. Pelaku diduga memakai kaus kaki itu di tangannya saat memasukkan korban ke dalam kardus, lalu meliliti korban dan kardus dengan lakban.

Makanya kemudian ada keringat menempel di bagian dalam kaus kaki dan bisa dibaca DNA-nya. Lalu ternyata cocok dengan DNA salah satu saksi yang diperiksa Polisi yang sampelnya diambil dari tubuh saksi.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help