Penemuan Mayat

Kejar Pemerkosa dan Pembunuh PNF, Polisi Tes DNA di RS Singapura

Agar tak salah tangkap dan benar-benar akurat, polisi melibatkan sebuah RS di Singapura untuk melakukan tes DNA terduga pemerkosa dan pembunuh PNF.

Kejar Pemerkosa dan Pembunuh PNF, Polisi Tes DNA di RS Singapura
Warta Kota/Andika Panduwinata
Gang sempit tempat penemuan kardus berisi mayat PNF (9), bocah kelas 2 SD yang dibunuh dan diperkosa secara sadis. 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Agar tak salah tangkap dan benar-benar akurat, polisi melibatkan sebuah RS di Singapura untuk melakukan tes DNA terduga pemerkosa dan pembunuh PNF.

Polisi tak mau gegabah menunjuk tersangka kasus pembunuhan bocah perempuan berinisial PNF (9).

Saat ini, polisi sudah memiliki titik terang lewat uji tes DNA di mana ditemukan ada seorang saksi yang memiliki DNA cocok dengan salah satu DNA yang didapat dari kaus kaki korban.

Namun, polisi tak mau gegabah sebelum memastikan betul bahwa DNA tersebut memang cocok.

Bahkan, polisi sampai melibatkan sebuah rumah sakit swasta di Singapura untuk melakukan pengetesan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti mengatakan, saat ini, pencocokan DNA itu baru dites di Laboratorium Forensik RS Polri Kramat Djati.

Kemudian, untuk second opinion, maka nantinya akan dilakukan di Disaster Victim Indentification (DVI) Mabes Polri.

"Rumah sakit di Singapura itu untuk third opinion. Ini dilakukan untuk benar-benar memastikan bahwa DNA saksi memang cocok," kata Krishna di Polda Metro Jaya, Kamis (8/10/2015) sore.

Saat ini, ujar Krishna, saksi yang DNA-nya sudah dinyatakan cocok dengan DNA di barang bukti kaus kaki berdasarkan tes DNA di RS Polri Kramat Djati, statusnya adalah potential suspect atau saksi yang amat berpotensi jadi tersangka.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved