Karyawan JICT Berdemo dan Blokade Jalan, Arus Lalin Macet

Tak hanya berdemo, para karyawan ini pun memblokade jalan hingga mengalami kemacetan parah.

Karyawan JICT Berdemo dan Blokade Jalan, Arus Lalin Macet
Panji Baskhara Ramadhan
Ratusan Karyawan Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) berunjuk rasa di depan Kantor JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (6/10/2015). Lantaran pihak security tidak memperboleh masuk ke gedung JICT, para karyawan ini langsung memblokade akses lalu lintas Pelabuhan Tanjung Priok. 

WARTA KOTA, KOJA - Ratusan karyawan Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) berunjuk rasa di tempat kerjanya sendiri, yakni di Gedung JICT, Jalan Jampea, Koja, Jakarta Utara, Selasa (6/10).

Tak hanya berdemo, para karyawan ini pun memblokade jalan hingga mengalami kemacetan parah.

Hasil pantauan wartakotalive.com, sejumlah ruas jalan nampak tersendat bahkan macet total akibat para karyawan JICT menggelar demo.

Demo yang dilatarbelakangi kekesalan karyawan lantaran tidak diperbolehkan masuk ke Gedung JICT oleh pihak security keamanan ini, membuat para pengendara geleng-geleng kepala.

Suasana bising klakson para pendemo ini menghiasi beberapa ruas jalan yang tengah alami kemacetan.

Arus lalu lintas pun sempat lumpuh total lantaran para pendemo langsung memblokade jalan dengan cara memakirkan motornya di tengah jalan.

Kemacetan itu terlihat di Jalan Sulawesi yang mengarah Kelapa Gading, Jalan Jampea menuju Jalan Raya Cilincing, dan Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, atau akses masuk Pos 9 Pelabuhan Tanjung Priok.

Para pendemo selain menggunakan pengeras suara, mereka berkonvoi hingga menutup jalan sembari berteriak dan mengibarkan bendera merah putih.

Semakin lama, ruas jalan semakin dipenuhi para karyawan JICT tersebut.

Beberapa kepolisian juga sempat kewalahan menangani arus lalu lintas yang tengah dilanda macet itu.

Beberapa pengendara mengaku kesal, adanya demonstrasi yang dilakukan karyawan JICT pun membuat arus lalin semakin macet.

"Mengeluarkan hak suara mereka mesti ya blokade jalan. Menurut saya gak ada ngaruhnya mereka memblokade jalan, toh pemerintah bakalan dengerin suara mereka juga enggak. Yang ada ngerugiin pengendara lain. Saya mau ke arah Cilincing ke rumah ibu saya, malah tersendat begini," kata Jono (31) pengendara sepeda motor.

Tak hanya Jono, keluhan yang sama dituturkan Muchlisa (31) pengendata mobil yang ingin melaju ke arah Kelapa Gading.

Ia mengatakan dirinya ada janji dengan temannya di Mall of Indonesia (MOI) Kelapa Gading.

"Container banyak, pendemo malah tambah memperparah arus lalin. Ya pastinya menganggu pengendara lain. Kalau mau berdemo silahkan saja dalam bentuk tertulis. Gak perlu blokade jalan. Lebay kelihatannya. Justru begini saya yang ada janji sama teman saya di MOI jadi telat," tutur warga Cilincing ini. (Panji Baskhara Ramadhan)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved