Ini Penyebab Awal Karyawan JICT Berunjuk Rasa

Penyebab awal unjuk rasa terjadi, lantaran pihak keamanan melarang karyawan duduk-duduk tepat di depat pintu Gedung JICT dan di lingkungan JICT.

Ini Penyebab Awal Karyawan JICT Berunjuk Rasa
Panji Baskhara Ramadhan
Karyawan Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) berunjuk rasa di depan Kantor JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (6/10/2015). 

WARTA KOTA, KOJA - Ratusan karyawan Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) berunjuk rasa di tempat kerjanya sendiri, yakni di Gedung JICT, Jalan Jampea, Koja, Jakarta Utara, Selasa (6/10).

Penyebab awal unjuk rasa terjadi, lantaran pihak keamanan melarang karyawan duduk-duduk tepat di depat pintu Gedung JICT dan di lingkungan JICT.

"Yang namanya pagi, biasanya buruh di sini sebelum masuk kerja ngopi-ngopi dulu. Ini justru kita dilarang duduk-duduk sama security. Maksudnya apa coba. Gak jelas apa alasan kita melarang santai-santai di Kawasan JICT," tutur Harko (33), buruh di JICT.

Pendapat yang sama dengan buruh lainnya, Fendrawan (35). Ia mengaku dirinya ingin masuk kerja sekitar pukul 07.00 WIB.

Lantaran tiba di lokasi kerjanya sekitar 06.30 WIB, dirinya berniat untuk besantai terlebih dahulu.

"Ceritanya saya duduk-duduk depan pintu merokok dan ngopi di situ. Sama kaya teman-teman lain, kita justru diusir dan security-nya bilang 'Jangan duduk di sini, kalau mau masuk kerja ya kerja' kata security-nya begitu. Saya emosi dong. Maksud mereka apa? Emang ada presiden mau dateng?" Ketus Fendrawan di depan Pintu Gedung JICT.

Para karyawan masih terus melakukan unjuk rasa di Kawasan JICT. Semakin lama, karyawan-karyawan ini membludak di depan Pintu Gedung JICT.

Mereka pun mengancam, apabila pihak JICT melarang masuk karyawan, akan melakukan blokade untuk menyetop arus lalu lintas di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. (Panji Baskhara Ramadhan)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved