Grand Livina Dirusak Oleh Puluhan Orang Tidak Dikenal

Dia mengatakan bahwa setidaknya ada sekitar 50 orang yang merusak mobilnya.

Grand Livina Dirusak Oleh Puluhan Orang Tidak Dikenal
Tribunnews.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, KEBAYORANBARU - Sebuah mobil Nissan Grand Livina Nopol B 1069 SZC dirusak oleh puluhan orang tidak dikenal saat melintas di Jalan Antasari, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (4/10) dini hari. Diduga komplotan yang merusak mobil itu adalah anggota geng motor yang masih berkeliaran di wilayah Jakarta Selatan.

Indra Dwi Laksmi (56), yaitu pemilik terlihat geram dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dia mengatakan bahwa setidaknya ada sekitar 50 orang yang merusak mobilnya.

Dia menceritakan kronologi kejadian saat mobil Grand Livina yang dikendarainya melintas di lokasi itu seorang diri. Namun tiba-tiba mobil itu dihadang oleh seklompok orang yang mengendarai motor.

Indra yang kaget langsung menginjak pedal rem hingga laju mobil terhenti. Tidak pakai basa-basi, mobil miliknya itu pun langsung dirusak oleh puluhan pemotor berbagi jenis yang berdominan dinaiki remaja.

Karena jumlah yang terlalu banyak, Indra pun tak dapat berbuat apa-apa. Pria yang tinggal dikawasan Setiabudi, Jakarta Selatan ini langsung keluar dari kendaraan dan meminta bantuan kepada masayarakat. Namun karena waktu menjelang pagi, tak ada satupun orang yang memberikan bantuan.

"Saya dari suatu acara. sempet (minta bantuan) tapi ya tetep kalah banyak juga," kata dia singkat keluar dari Mapolrestro Jakarta Selatan, Minggu (4/10).

Menurutnya mobilnya mengalami rusak parah di bagian kaca samping dan belakang. Bahkan, di bagian body seluruhnya rusak parah karena dilempar batu oleh orang tidak dikenal. Penghancuran mobil tersebut tak berlangsung lama.

Ganya beberapa menit mobil tersebut hancur dengan kaca-kaca pecah dan body penyok. Puluhan pemotor tersebut itu pung langsung melarikan diri. Melihat mobil kesayangannya dirusak. Indra pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Jakarta Selatan dengan nomor LP/1673/K/X/2015/PMJ/Res Jaksel.

"Engga saya gak ada musuh. Sudah laporan. Diterima kok. Katanya kasusnya mau ditindak lanjuti," ungkapnya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Aswin menuturkan pihaknya sedang menyelidiki kasus tersebut. ‎"Masih diselidiki kasusnya," tuturnya.

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved