Kecelakaan Lalu Lintas

Sebabkan Anak Yatim-Piatu, Bentuk Tanggung Jawab dari Kopaja Tak Jelas

Saat ini pemilik Kopaja sudah menyatakan hendak menjalankan iktikad baiknya terhadap korban selamat yang kini jadi yatim piatu, yakni Aldo (4).

Sebabkan Anak Yatim-Piatu, Bentuk Tanggung Jawab dari Kopaja Tak Jelas
Warta Kota/Bintang Pradewo
Kendaraan Kopaja warna hijau itu saat kecelakaan tidak sedang membawa penumpang, Rabu (16/9). 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Pemilik Kopaja yang armadanya menabrak sebuah keluarga dan menyebabkan kedua orangtuanya tewas, sehingga 1 anaknya jadi Yatim Piatu, belum jelas akan memberikan bentuk tanggung jawab seperti apa.

Kasat Lantas Polrestro Jakarta Selatan, Komisaris Doddy Ferdinan Sanjaya, mengungkapkan hal itu ketika dihubungi wartawan, Jumat (18/9).

Menurut Doddy, saat ini pemilik Kopaja sudah menyatakan hendak menjalankan iktikad baiknya terhadap korban selamat yang kini jadi yatim piatu, yakni Aldo (4).

"Namun belum tahu nominalnya," kata Doddy.

Lebih lanjut, Doddy mengatakan, saat ini kondisi Aldo sudah membaik. Hanya saja kepalanya masih diperban, namun luka-lukanya tak terlalu fatal.

"Saat ini Dia didampingi neneknya di RSCM," kata Doddy. Sampai saat ini, ucap Doddy, Polisi pun belum bisa berinteraksi dengan Aldo.

"Pihak RSCM amat membatasi," kata Doddy. Makanya pihaknya hanya bisa sebatas mengetahui kondisi Aldo saja setiap datang kesana.

Sebelumnya peristiwa kecelakaan tragis itu terjadi di Jalan Warung Buncit, Jakarta Selatan pada Rabu (16/9) sore.

Saat itu Aldo sedang berboncengan motor dengan ayah dan Ibunya yang sedang hamil. Saat hendak berbalik arah, keluarga ini tertabrak Kopaja yang dikemudikan Budi Wahyono (27).

Saat ini Budi sudah jadi tersangka dan menjalani penahanan.

Menurut Doddy, Pengemudi sama sekali tak menginjak rem, lantaran tertahan botol Aqua. "Dia menginjak rem, tapi tertahan botol Aqua pengakuannya, makanya jadi tak mengerem," kata Doddy.

Sementara itu, dari hasil olah TKP, diketahui bahwa pengemudi mengendarai mobil dengan kecepatan 60 - 70 kilometer per jam di jalur Bus Transjakarta yang sebenarnya tak boleh dilewati Kopaja.(ote)

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved