Pedagang Pasar Ciampea Siaga Serangan Kera Liar

Pedagang sayur dan buah di Pasar Ciampea Indah, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor siap siaga mengantisipasi serangan kera atau monyet liar

Pedagang Pasar Ciampea Siaga Serangan Kera Liar
Warta Kota/Soewidia Henaldi
Pasar Ciampea, Kabupaten Bogor yang menjadi sasaran serbuan puluhan monyet liar dari Gunung Cibodas. 

WARTA KOTA, BOGOR - Sejumlah pedagang sayur dan buah di Pasar Ciampea Indah, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor siap siaga mengantisipasi serangan kera atau monyet liar ke lokasi mereka berjualan.

Muklis (35) salah satu pedagang di Pasar Ciampea Indah mengatakan, sejak banyaknya monyet liar turun dari Gunung Cibodas, dirinya lebih meningkatkan kewaspadaan.

Bentuk kewaspadaan yang dilakukan Muslis adalah dengan tidak meninggalkan kios pada saat sedang berjualan.

"Sekarang enggak boleh lengah. Soalnya monyetnya ngerti, kalau lagi pas enggak ada yang jaga, binatang itu langsung masuk ke kios," katanya.

Selain itu, dia juga menyiapkan bambu jika sewaktu-waktu monyet liar itu muncul, Muklis akan langsung mengusirnya.

"Sejauh ini sih dagangan saya masih aman-aman saja. Tapi, tetap harus waspada," katanya.

Sementara itu, Camat Ciampea, Djuanda Dimansyah mengatakan, sudah beberapa bulan terakhir puluhan turun dari Gunung Cibodas untuk mencari makan dan minum di sekitar pasar tradisional itu.

"Memang sudah lama monyet itu turun gunung mencari makanan ke tempat sampah di seputar pasar," ujar kata Djuanda, Selasa (8/9).

Hanya saja, kata dia, karena makanan di tempat habitat monyet itu sudah habis akibat kemarau panjang, sehingga kera-kera liar itu secara bergerombol mencari makanan di seputar pasar tradisional hingga pemukimanan warga, yang letaknya berada di bawah gunung tersebut.

"Persoalannya sih karena tanaman yang menjadi makanan kera itu kering karena kemarau. Karena jumlahnya banyak, jadi monyet itu berani masuk ke dalam pasar dan pemukiman warga," katanya.

Halaman
12
Penulis: Soewidia Henaldi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help