Home »

Bogor

Monyet Turun Gunung karena Sumber Makanan Habis

Agus menduga pada musim kemarau seperti ini, sumber makanan di habitat asal monyet-monyet di Gunung Kapur sudah habis

Monyet Turun Gunung karena Sumber Makanan Habis
bbc.co.uk
Jumlah monyet macaques rhesus meningkat secara signifikan. 

WARTA KOTA, BOGOR - DR Agus Lelana, peneliti hewan primata, Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanaian Bogor (IPB) mengatakan, bermigrasinya puluhan monyet dari Gunung Cibodas ke pemukiman warga dan Pasar Ciampea, Kabupaten Bogor, disebabkan berbagai faktor salah satunya sumber makanan di hutan sudah habis.

Menurut Agus saat meninjau di perkampungan Ciampea, Selasa (8/9) petang, monyet yang ditemukan di daerah tersebut jenis monyet ekor panjang (Macaca fascicularis).

Jenis monyet ini satu dari 40 jenis yang hidup di Indonesia dan hidup secara berkelompok. Sedangkan sumber makanannya yakni sayuran, buah dan kepiting.

"Mereka hidup berkelompok. Satu kelompok bisa berjumlah puluhan hingga seratus monyet. Sedangkan habitat hidup monyet berada di puncak gunung dan dekat sungai," katanya.

Agus menduga pada musim kemarau seperti ini, sumber makanan di habitat asal monyet-monyet di Gunung Kapur sudah habis.

Sehingga, moyet tersebut bermigrasi ke pemukiman penduduk dan mencari sumber makanan.

Penyebab lainnya kata Agus, bisa saja kumpulan moyet tersebut bermigrasi disebabkan habitat alamnya di gunung sudah tidak memungkinkan lagi untuk ditempati.

"Monyet betina ekor panjang dikenal paling sering hamil sepanjang tahun. Pada saat tersebut, Alfa Female atau ratu monyet atau induk semang kerap memimpin mencari sumber makanan," katanya.

Namun demikian, kata Agus, dugaan tersebut perlu dibuktikan secara keilmuan dan penelitian.

Dalam waktu dekat, jelas dia, IPB akan melakukan monitoring di wilayah Gunung Kapur, Ciampea.

Sementara itu, Agus (33), salah satu pedagang di Pasar Ciampea Indah menjelaskan, beberapa bulan ini pasar dan pemukiman di dekat Gunung Kapur kerap didatangi monyet setiap pagi dan sore.

"Monyet-monyet tersebut datang untuk mencari makanan dan biasanya berkumpul di tempat pembuangan sampah atau mendatangi rumah-rumah penduduk," terangnya.

Meski demikian, monyet tersebut tidak pernah menyerang warga.

Agus bersama warga berharap agar monyet-monyet tersebut bisa dikembalikan ke habitat aslinya agar tidak mengganggu warga.

Penulis: Soewidia Henaldi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help