Properti

Bekasi Strategis Jadi Pasar Properti

Wilayah Bekasi yang diapit daerah Ibu Kota di sebelah barat dan kawasan industri di sebelah timur, merupakan areal strategis sebagai lokasi investasi.

Bekasi Strategis Jadi Pasar Properti
Panji Baskhara Ramadhan
Sekitar 120 bangunan liar di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, dibongkar, Rabu (18/02). Pembongakaran ini dilakukan untuk mendukung program pembangungan tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu). 

WARTA KOTA, BEKASI - Wilayah Bekasi yang diapit daerah Ibu Kota di sebelah barat dan kawasan industri di sebelah timur, merupakan areal strategis sebagai lokasi investasi properti, kata seorang pengembang.

"Bekasi itu posisinya menyangga dua wilayah, yakni Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta dan kawasan industri Cikarang yang ada di Kabupaten Bekasi, sehingga menjadikannya lokasi strategis," ujar Direktur Utama PT Triputri Natatama, perusahaan pengembang properti Binakarya Group, Leonardi Setiawan, di Bekasi, Sabtu (5/9/2015).

Selain lokasinya strategis, katanya, daya tarik investasi kota terbesar nomor empat di Indonesia ini terletak pada harga tanahnya, yang mana nilainya terus meninggi dalam beberapa tahun terakhir.

"Tahun lalu rata-rata harga tanah di Bekasi hanya sebesar sembilan juta per meter, dan pada tahun ini harganya ada yang mencapai 13 juta per meter," papar Leonardi Setiawan.

Leonardi Setiawan mengatakan, jarak tempuh menuju Jakarta yang dapat dijangkau dalam waktu 30 menit juga menjadi salah satu keunggulan Kota Patriot tersebut.

Leonardi, yang ditemui dalam acara "Topping Off" atau pengecoran lantai atas Lagoon Apartement Tower itu, menuturkan sejumlah pengembang properti juga mulai "melirik" wilayah Bekasi karena pembangunan infrastrukturnya terus dikembangkan pemerintah daerah.

Menurut Leonardi Setiawan, pengembangan Lagoon Apartement oleh Binakarya Group pada lahan seluas sepuluh hektar itu menjadi salah satu contoh properti yang mendapatkan keuntungan dari perkembangan infrastruktur yang dilaksanakan Pemerintah Kota Bekasi.

"Setiap tahun penjualan apartemen di Bekasi ini terus meningkat, rata-rata dapat mencapai 30 persen," kata Leonardi Setiawan.

Leonardi Setiawan menjelaskan, perbaikan jalan dan pengaturan akses yang baik menuju dua tol, yaitu Tol Bekasi Barat dan Tol Bekasi Timur, membuat 1345 unit hunian di kawasan Bekasi Timur itu terjual hingga 90 persen dalam kurun waktu beberapa bulan.

Bahkan, Leonardi Setiawan menambahkan, sejumlah pusat perbelanjaan yang didirikan di "jantung" kota, membuat properti kawasan yang terletak di sebelah Timur Jakarta ini mulai dibidik oleh warga asing.

"Sekitar 10 persen permintaan hunian di Lagoon Apartemen ini berasal dari warga asing, terutama yang berkebangsaan Korea Selatan," ujar Leonardi Setiawan.

Oleh karena itu, Leonardi Setiawan menilai, daya tarik yang dimiliki Bekasi di sektor propertinya dapat terus menjadi unggulan. (Antara)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help