70.000 Seat Tiket Kereta Api Rp70 Ribu Dijual Mulai Senin

Penumpang yang hendak mendapatkan tiket promo Rp70.000 bisa mendatangi loket tiket dan menanyakan kepada petugas tentang kesediaan tiket promo

70.000 Seat Tiket Kereta Api Rp70 Ribu Dijual Mulai Senin
tvberita.com
Loket tiket kereta api. 

WARTA KOTA, SAWAH BESAR - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengadakan promosi penjualan tiket kereta api jenis komersial seharga Rp 70.000 dengan kapasitas 70.000 seat.

Namun, penjualannya baru dilakukan pada tanggal 7-28 September mendatang.

Vice President Corporate Communication PT KAI Agus Komarudin menjelaskan, saat ini tiket untuk kereta komersial yang dijual masih berharga normal.

"Kalau sekarang masih normal, jadi promo ini sifatnya baru bisa dilakukan untuk pembelian dan keberangkatan mulai tanggal 7-28 September 2015," ujar Agus ketika ditemui Warta Kota di Kantor PT KCJ di Stasiun Juanda, Jumat (4/9) siang.

Agus menyebutkan karena promo belum berlaku, maka saat ini ketersediaan seat masih lengkap, yakni 70.000 seat.

Mantan kepala humas PT KAI Daops I Jakarta ini menjelaskan, penumpang yang hendak mendapatkan tiket promo Rp 70.000 bisa mendatangi loket tiket dan menanyakan kepada petugas loket tentang kesediaan tiket promo.

"Jadi kalau ingin mendapatkan harga promo, cek dulu nama keretanya. Nanti tanyakan pada petugas, ingin beli tiket promo," jelas Agus.

Adapun PT KAI menjual tiket promo Rp 70.000 sebanyak 70.000 seat untuk perjalanan KA komersial sebagai wujud apresiasi PT KAI kepada pelanggan setia PT KAI. Penjualan tiket promo ini juga dimaksudkan untuk merayakan hari ulang tahun perusahaan BUMN tersebut yang ke-70.

Tidak hanya berkomitmen memberikan tiket promo untuk pelanggan, Agus menjelaskan, PT KAI berusaha memberikan pelayanan yang baik untuk pelanggannya.

"Di usia ke-70 ini PT KAI telah mampu memperbaiki layanan kereta sehingga penumpang bisa melakukan perjalanan nyaman dan aman. Tidak ada lagi asongan, penumpang berdiri, maupun asap rokok di sepanjang perjalanan," katanya. (Agustin Setyo Wardani)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help