WartaKota/
Home »

Depok

Kejagung Bidik Tersangka Baru Terkait Mobil Listrik

Mobil akan digunakan untuk mendukung kegiatan operasional Konferensi Asia-Pasific Economic Cooperation (APEC) di Bali, Oktober 2013.

Kejagung Bidik Tersangka Baru Terkait Mobil Listrik
Tribunnews.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, DEPOK - Ketua Tim Penyidik Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi Kejagung, Victor Antonius, menjelaskan selain menyita mobil listrik dari Kampus Universitas Indonesia (UI) Depok, Senin (31/8/2015) sore, pihaknya juga menyita sejumlah dokumen penerimaan mobil listrik itu, dari UI.

Menurut Victor nantinya pihaknya akan memeriksa pula, pejabat di enam kampus atau perguruan tinggi yang menjadi penanggung jawab saat menerima mobil listrik dari Kementerian BUMN itu 2014 lalu.

Victor menegaskan ada 6 perguruan tinggi yang masing-masing menerima mobil listrik yang dianggap bermasalah tersebut.

Yakni Universitas Brawijaya, Universitas Riau, Universitas Gadjah Mada, Universitas 10 November, Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Mobil listrik yang kami sita dari Fakultas Teknik UI ini adalah mobil ke 5 dari enam mobil yang dihibahkan ke 6 perguruan tinggi," kata Victor.

Sebelumnya tambah Victor pihaknya sudah menyita 4 mobil listrik dari Universitas Brawijaya, Universitas Riau, Universitas Gadjah Mada dan Universitas 10 November.

Sehingga masih ada satu lagi mobil listrik yang beluk disita yakni di ITB. "Pekan depan baru kami sita mobil listrik di ITB," katanya.

Victor mengatakan setelah itu pihaknya akan meminta keterangan pihak penanggung jawab dari enam kampus. Hal itu katanya untuk melihat kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus ini.

"Kemungkinan tersangka baru bisa saja dan sangat mungkin ada setelah pemeriksaan beberapa pihak dilakukan. Intinya kita sita dulu semua barang bukti mobil listrik ini," kata Victor.

Victor menyatakan mobil listrik yang disita dari kampus UI adalah mobil prototipe jenis Alphard warna putih dengan nomor polisi B 2420 XTW.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help