BREAKING NEWS: Sengketa Lahan di Bogor, Satu Orang Kena Bacok

Sengketa lahan antara PT FS dengan Acang Suryana seluas 1,3 hektar di Kampung Cikuda, Desa Bojong Nangka, Bogor, Senin (31/8) berakhir bentrok

BREAKING NEWS: Sengketa Lahan di Bogor, Satu Orang Kena Bacok
Tribunnews.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, BOGOR - Sengketa lahan antara PT FS dengan Acang Suryana seluas 1,3 hektar di Kampung Cikuda, Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Bogor'>Kabupaten Bogor, Senin (31/8) berakhir bentrok.

Satu orang mengalami luka terkena bacokandi bagian kepala.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, bentrokan berawal saat beberapa orang suruhan Acang Suryana, hendak melakukan pemagaran di areal PT FS tepatnya di Jalan GBHN Kampung Cikuda, Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Bogor'>Kabupaten Bogor.

Tiba-tiba kelompok massa yang diduga dari PT FS datang dengan membawa senjata tajam seperti golok dan celurit.

Mereka kemudian berusaha mengusir secara paksa para pekerja yang tengah membangun pondasi pagar.

Namun para pekerja melakukan perlawanan, hingga bentrokan pun tak terhindarkan.

Satu orang dari kubu Acang terkena luka sabetan senjata tajam di bagian kepala sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Agus Nuryadi, saksi mata menuturkan, keributan antara kedua kubu terjadi sekitar pukul. 09.30 WIB tepatnya di lokasi lahan yang masih bersengketa.

Dari aksi pembacokan tersebut nyaris memicu terjadi bentrok susulan massa dari kedua kubu yang berselisih.

Namun, aksi mereka dapat diredam ratusan petugas gabungan Polres Bogor dan Polsek Gunung Putri dan Koramil Gunung Putri.

"Situasi saat ini sudah kondusif. Untuk untuk mengatisipasi aksi bentrok susulan aparat kepolisian dan koramil berjaga-jaga di lokasi," ujar Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto.

Suyudi mengatakan, pihak masih menyelidiki kejadian tersebut dengan memeriksa saksi dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian.

Penulis: Soewidia Henaldi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved