WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Pameran Waralaba

Indonesia Jadi Negara Favorit Masuknya Bisnis Waralaba Asing

Pameran Waralaba dan Lisensi Indonesia ke-13 akan digelar JCC Senayan, menampilkan 300 perusahaan pemilik merek waralaba dan lisensi.

Indonesia Jadi Negara Favorit Masuknya Bisnis Waralaba Asing
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Ilustrasi pameran waralaba. 

WARTA KOTA, TANAH ABANG - Pameran Waralaba dan Lisensi Indonesia akan digelar untuk yang ke-13 kalinya.

Pameran yang menampilkan 300 perusahaan pemilik merek waralaba dan lisensi ini akan digelar di Assembly Hall JCC Senayan, mulai 11-13 September 2015.

Dalam pameran ini, tidak hanya perusahaan pemegang merek waralaba lokal atau asal Indonesia yang akan bergabung, tetapi juga perusahaan waralaba asing akan menjual waralaba dan lisensinya.

Tercatat, tahun lalu, perusahaan waralaba asing datang dari 9 negara di dunia. Sementara tahun ini perusahaan waralaba dari 16 negara di dunia akan ikut serta.

Levita Supit, Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI), mengatakan Indonesia menjadi negara favorit tempat masuknya bisnis waralaba asing.

Pasalnya menurut Levita Supit, saat kondisi ekonomi sedang tidak baik, bisnis waralaba-lah yang dilirik oleh masyarakat baik dalam maupun luar negeri untuk mengembangkan perekonomiannya.

"(Perusahaan waralaba) asing banyak masuk ke Indonesia, terbukti bahwa pangsa pasarnya baik meskipun kondisi ekonomi kita sedikit lesu, seperti saat ini," kata Levita dalam saat memberikan keterangan pers mengenai bisnis waralaba dan lisensi di Mall Grand Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2015) siang.

Levita Supit mengatakan, sejatinya kondisi ekonomi yang lemah ini bukan hanya berdampak kepada bisnis waralaba, melainkan juga ke semua sektor bisnis.

 Solusi nyata

Amir Karamoy, Ketua Komite Tetap Waralaba dan Lisensi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), menyebutkan, bisnis waralaba dan lisensi merupakan salah satu solusi bagi pelaku waralaba untuk memperluas jaringan usaha mereka.

"Di tengah kondisi perekonomian saat ini, semua begitu terpaku menyoroti kondisi ekonomi melemah, tapi tidak pernah ada solusi nyata untuk keluar dari hal tersebut," ujar Amir Karamoy.

Karenanya, Amir Karamoy menilai, sektor waralaba dan lisensi adalah sektor riil yang mampu menyelematkan Indonesia dari keterpurukan ekonomi.

"Satu-satunya jalan (keluar) masalah ekonomi adalah memperbesar peran domestik. Pameran ini akan memberikan peluang pada masyarakat, ini sektor yang bisa menolong selain UKM," kata Amir Karamoy.

Dalam pameran tersebut, nantinya akan ada 300 perusahaan waralaba dari dalam dan luar negeri yang membuka peluang usaha bagi semua orang, tidak hanya pebisnis tetapi juga masyarakat yang hendak memulai bisnis. (Agustin Setyo Wardani)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help