Pedagang Kaki Lima

Tata Terminal, Dishub DKI Jakarta Rangkul PKL

Ada yang berbeda dengan Terowongan Penyeberangan Orang (TPO) Jakarta Kota di Jalan Pintu Besar Utara, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat saat ini.

Tata Terminal, Dishub DKI Jakarta Rangkul PKL
Warta Kota/Dwi Rizki
Penempatan kios pada area Penyeberangan Orang, baik Terowongan ataupun Jembatan merupakan bagian dalam penataan terminal di seluruh wilayah DKI Jakarta. 

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, jika penempatan kios pada area Penyeberangan Orang, baik Terowongan ataupun Jembatan merupakan bagian dalam penataan terminal di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Hal tersebut dikatakannya, sejurus dengan visi pihaknya untuk menciptakan terminal yang nyaman dan ramah bagi penumpang.

"Terminal adalah pusat perlintasan para pengguna angkutan umum, jadi bukan hanya aman dan nyaman, terminal juga harus bisa menyediakan kebutuhan dasar penumpang selama dalam perjalanan. Karena itu, keberadaan kios-kios ini sangat penting, untuk menambah kenyamanan dan efisiensi penumpang," jelasnya saat ditemui Warta Kota di TPO Jakarta Kota, Taman Sari, Jakarta Barat, Minggu (23/8/2015).

Lebih lanjut diungkapkannya, pihaknya akan membangun kios-kios di setiap terminal maupun akses penghubung kedepannya. Beberapa terminal tersebut antara lain, Terminal Pulogadung, Terminal Pinang Ranti, Terminal Rawamangun, Terminal Pasar Senen dan Terminal Pulogebang.

"Kami bekerjasama dengan BPKAD untuk mengelola para pedagang, jadi semua pendapatan yang didapatkan seluruhnya masuk ke kas negara. Kami berharap, adanya kios-kios di dalam terminal akan menurunkan minat beli masyarakat untuk berbelanja di jalan, sehingga secara perlahan PKL pun akan berkurang," jelasnya.

Tidak hanya itu, konsep maupun tema akan diterapkan dalam penataan kios-kios di dalam terminal. Sehingga, kedepannya terminal tidak hanya menjadi lokasi persinggahan masyarakat saja, tetapi justru menjadi titik pertemuan untuk berinteraksi.

"Jadi kalau terminal sudah modern dan bagus, imej negatif masyarakat, seperti banyak copet-preman, kotor, bau, banyak calo, dan ketidaknyamanan lainnya dapat hilang. Seiring dengan hal itu, kepercayaan masyarakat akan bertambah, hasilnya yang akan beralih menggunakan moda transportasi umum kedepannya. Itu sebenarnya tujuan utama kita," katanya tersenyum.

Ditemui bersamaan, HM Suaeb selaku pengelola kios TPO Jakarta Kota mengatakan, jika pilihan untuk menempatkan kios di TPO yang menghubungkan antara Jalan Stasiun Kota dengan Jalan Pintu Besar Utara itu sangat tepat.

Karena TPO merupakan akses utama masyarakat dari Stasiun dan Halte Transjakarta Jakarta Kota menuju kawasan Kota Tua.

"Saya pikir sangat bagus, karena memang penempatan kios merupakan bagian dari penataan dan pemanfaatan ruang terminal modern. Bukan cuma itu, karena pedagang juga diambil dari PKL di sekitar Stasiun Kota, hal ini juga membantu perekonomian mereka," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help