Pedagang Kaki Lima

Walikota Jaksel Ancam Pecat Camat Jika Bermain dengan PKL

Kesemrawutan dan kekumuhan sangat terpancar ketika me‎lintasi kawasan sekitar kawasan Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Walikota Jaksel Ancam Pecat Camat Jika Bermain dengan PKL
Warta Kota/Bintang Pradewo
Walikota Jakarta Selatan Tri Kurniadi memantau langsung pelaksanaan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2015), sehari setelah dilantik oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. 

Menurut Mujirin, pihaknya akan menerjunkan Satpol PP yang bertugas menjaga kawasan Pasar Kebayoran Lama seperti di Pasar Minggu.

"Nanti ada Satpol PP yang berjaga per shift atau piket di Pasar Kebayoran Lama," kata Mujirin.

Menurut Mujirin, sambil menunggu relokasi PKL, pihaknya akan menjaga kondisi arus lalu lintas.

Pasalnya, di lokasi itu sedang terdapat pembangunan Jalan Layang Bus Transjakarta Koridor XIII Ciledug-Tendean.

"‎Minimal memperlancar arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan," tutur Mujirin.

Menurut Mujirin, pedagang hanya boleh berjualan pada malam hari hingga subuh. Sehingga, kendaraan yang melintas saat ingin berangkat kerja tidak terjebak kemacetan.

"Hanya boleh berd‎agang sampai pukul 05.00 WIB," tutur Mujirin.

Akan berkoordinasi dengan Dinas

Kepala Suku Dinas KUMKP Jakarta Selatan, Indro Martono mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas KUMKMP DKI Jakarta terkait pembelian lahan itu.

Menurut Indro Martono, gambar dan denah lokasi tempat relokasi PKL sudah diberikan Kepala Dinas KUMKMP, Irwandi.

"Mau dibeli sama Dinas. Tempat dan gambar sudah dikirim ke kepala dinas. Ini salah satu upaya untuk menampung PKL di sekitar Pasar Kebayoran Lama," kata Indro Martono.

Menurut Indro Martono, kalau sudah dibeli lahannya maka pihaknya akan menerapkan sistem Jakcard.

Dari pantauannya setidaknya ada 3.000 PKL kerap mangkal di daerah itu.

"Data saya PKL siang dan malam ada 3.000 PKL. Mereka shift-shiftan berdagangnya," tutur Indro Martono.

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved