Pilkada Depok

Hasil Pleno KPU Depok Nyatakan Pendaftaran Dimas-Babai Sah

Rapat pleno KPU Depok terkait rekomendasi Panwaslu Depok mengenai dugaan pelanggaran saat pendaftaran pasangan Dimas-Babai sudah rampung dilakukan.

Hasil Pleno KPU Depok Nyatakan Pendaftaran Dimas-Babai Sah
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Pasangan Dimas-Babai didampingi pimpinan parpol pengusungnya saat mendaftarkan diri ke KPU Depok, Senin (27/7/2015). 

WARTA KOTA, DEPOK - Rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok terkait rekomendasi Panwaslu Kota Depok mengenai dugaan pelanggaran saat pendaftaran pasangan Dimas Oky Nugroho- Babai Suhaimi yang diusung 4 parpol ke KPU Depok, 27 Juli lalu, sudah rampung dilakukan, Kamis (13/8/2015).

Hasilnya KPU Depok memastikan tidak ada pelanggaran apapun yang dilakukan dalam pendaftaran pasangan Dimas-Babai ke KPU Depok 27 Juli lalu, sekalipun Sekertaris DPC PDIP Depok Totok Sarjono sebagai pimpinan parpol pengusung, tidak ikut hadir mendampingi ke KPU Depok.

Hal itu dikatakan Komisioner KPU Kota Depok, Suwarna, kepada Warta Kota, Kamis (13/8/2015).

"Hasil pleno kami ini sudah kami serahkan dan kami layangkan langsung ke Panwaslu Depok, hari ini," kata Suwarna.

Suwarna menegaskan, dalam rapat pleno dinyatakan bahwa KPU Depok sudah melaksanakan ketentuan Pasal 38 ayat (4) PKPU Nomor 9 tahun 2015 yang telah diubah dengan PKPU Nomor 12 tahun 2015 sebagaimana rekomendasi Panwaslu Kota Depok.

"Sehingga KPU Kota Depok tidak perlu memperbaiki prosedur dan mengubah keputusan terkait pendaftaran pasangan calon walikota dan wakil walikota Depok tanggal 26 sampai 28 Juli 2015, yang dinyatakan sesuai aturan," kata Suwarna.

Ia menjelaskan dalam Pasal 38 ayat 4 itu yang wajib hadir adalah partai politik atau gabungan partai politik dan bukan pimpinan partai politik atau para pimpinan partai politik.

"Sementara pendaftaran pasangan calon Dimas-Babai dihadiri seluruh partai politik pengusung. Sementara yang dipersoalkan adalah ketidakhadiran Totok sebagai Sekertaris DPC PDIP Depok sudah terwakilkan dengan kehadiran Ketua DPC PDIP Perjuangan serta bendahara," kata Suwarna.

Selain itu Suwarna menambahkan dalam pleno juga dibahas terkait kecurigaan tanda tangan palsu Sekertaris DPC PDIP Depok, Totok Sarjono.

"KPU Kota Depok sudah melakukan penyandingan terhadap tanda tangan pembanding yang kami miliki, dan semuanya sesuai. Kami juga sudah melakukan klarifikasi dan semuanya benar, terhadap format formulir model B1, B2, B3-KWK," kata Suwarna.

Dengan begitu, kata dia, foto formulir yang diunggah di media sosial dan dinyatakan palsu, adalah tidak benar.

"Kami sudah cermati yang ada di media sosial, dan itu bukan bagian dari dokumen yang diserahkan pasangan Dimas-Babai saat mendaftar ke KPU Depok pada 27 Juli 2015 lalu," katanya.

Menurut Suwarna dokumen yang diverifikasi KPU Kota Depok bukanlah dokumen yang disebut dokumen palsu dalam foto dan video di media sosial itu.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved