Tawuran

Usai Dipukuli Rombongan FBR, Motor Fahmi pun Hilang

Kapolsek Matraman Kompol UA Triyono membenarkan adanya aksi pemukulan yang dilakukan salah satu anggota ormas terhadap pengendara sepeda motor.

Usai Dipukuli Rombongan FBR, Motor Fahmi pun Hilang
Panji Baskhara Ramadhan
Tawuran terjadi antara salah satu organisasi masyarakat yakni Forum Betawi Rempug dengan warga di Kawasan Pusat Grosir Cililitan, Jakarta Timur, Sabtu (8/8/2015) sekitar 17.00 sore tadi. 

WARTA KOTA, MATRAMAN - Kapolsek Matraman Kompol UA Triyono membenarkan adanya aksi pemukulan yang dilakukan salah satu anggota organisasi Masyarakat (Ormas) yakni Forum Betawi Rempug (FBR) terhadap pengendara sepeda motor Honda Supra X B3170SJK, Muhamad Fahmi Afifi.

Usai aksi pemukulan yang terjadi di Jalan Ahmad Yani, RT 01/09, Matraman, Jakarta Timur, itu juga membuat motor korban hilang.

"Aksi pemukulan dan pencurian sepeda motor terjadi di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di Lampu Merah Cepu X, RT 01/ 09, Matraman, Jakarta Timur, sekitar 13.30 WIB. Pengendara motor sekaligus korban yang diketahui bernama Muhamad Fahmi Afifi hilang usai dirinya dipukuli puluhan ormas yakni FBR," ucap Kompol UA Triyono, Sabtu (8/8/2015).

Korban yang merupakan warga di Jalan Asem Baris Raya, Gg M I, RT 04/13, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, jelas Triyono, diketahui bersenggolan dengan salah satu kendaraan rombongan FBR, yang diketahui usai merayakan milad di Cakung, Jakarta Timur.

"Korban sengolan dengan salah satu rambongan anggota FBR. Lalu korban berhenti dan dipukul sama salah satu anggota FBR. Akibat aksi pemukulan itu, korban lari dan bersembunyi di suatu tempat," tutur Kompol UA Triyono.

Lanjut Triyono, korban yang merasa situasi sudah aman terkendali, sontak kaget lantaran motornya hilang di lokasi dirinya dikeroyok rombongan FBR tersebut.

"Kejadian ini masih kami selidiki lebih lanjut," kata Kompol UA Triyono. (Panji Baskhara Ramadhan)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved