Tikus Masuk Hidangan di Restoran, Mal di Singapura Razia Hama Tikus

Sedikitnya, 500 perangkap tikus disebar di mal itu.

Tikus Masuk Hidangan di Restoran, Mal di Singapura Razia Hama Tikus
stomp
Pengunjung di restoran Hotpot Culture, Singapura, Jumat (9/1/2015) siang geger karena melihat bangkai tikus di mangkuk sayur. 

PALMERAH, WARTA KOTA- Sejak ditemukannya seekor tikus utuh dalam sebuah hidangan sayur asin di Hotpot Culture, sebuah restoran prasmanan di lantai empat Marina Square, Singapura, manajemen pusat perbelanjaan itu pun terus melakukan pembasmian tikus.

Tak cuma itu, manajemen juga mengirimkan surat kepada 78 pengusaha makanan dan minuman yang menyewa di toko-toko Marina Square, agar memberikan izin kepada petugas untuk melakukan pemeriksaan sekaligus pembasmian

General Manager Marina Center Holdings, Chan Yien Mei, saat diwawancara The Straits Times (ST), Kamis (6/8/2015) mengatakan, saat ini ada 500 lem perangkap tersebar di sekitar mal, sebagian besar di langit-langit di mana tikus biasanya ditemukan.

Setiap hari, dua kontroler hama eksternal menyisir lima lantai mal untuk kegiatan hama.

Dan sebulan sekali, pada pukul 23.00 setelah mal tutup 30 staf mal dan operator pengendalian hama eksternal melakukan pemeriksaan ke bagian langit-langit mal dengan alat torchlights.

Alat itu untuk memeriksa gigi dan tanda goresan yang menjadi tanda-tanda aktivitas hewan pengerat. Pekerjaan itu dilakukan selama empat jam.

Operasi ini cukup efektif karena banyak tikus mati dalam perangkap.

Sejak Januari, setidaknya lima restoran di mal itu tutup.

Chan mengklaim meski ada kejadian tikus dalam menu Hotpot restoran tingkat pengunjung masih tinggi atau naik 10 persen dibandingkan pada Januari tahun 2014.

"Ketika berita tentang tikus mati tersiar, jumlah pengunjung memang sempat turun beberapa minggu, tetapi kemudian kembali normal," kata Chan.

Halaman
12
Editor: Tri Broto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved