Tarif Parkir

UP Perparkiran: Pendistribusian Karcis Parkir On Street Tak Maksimal

Belum semua wilayah di Ibu Kota menerapkan tarif parkir on street yang baru karena kendala pendistribusian karcis parkir yang belum sampai ke jukir.

UP Perparkiran: Pendistribusian Karcis Parkir On Street Tak Maksimal
Panji Baskhara Ramadhan
Kepala Unit Pelayanan Perparkiran Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Sunardi Sinaga bersama perwakilan enam bank saat meresmikan Terminal Parkir Meter di Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (25/3). 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU - Kepala Unit Pengelola Perparkiran Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Sunardi Sinaga menuturkan bahwa belum semua wilaya di Ibukota Jakarta menerapkan tarif parkir on street yang baru. Hal ini dikarenakan kendala pendistribusian karcis parkir yang belum ‎sampai kepada juru parkir.

"Yah betul (kendala karcis parkir). Kendala soal pendistribusian saja," kata Sunardi saat dihubungi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (2/8/2015).

Menurut Sunardi Sinaga, saat ini pihaknya telah memesan19 juta lembar karcis parkir. Namun,‎ baru ada 4 juta lembar karcis parkir yang tercetak. Sehingga, ketika sudah tercetak maka akan segera didistribusikan kepada juru parkir.

"Pencetakan sedang berlangsung. Yang sudah tercetak langsung didistribusikan. Yang baru tercetak sekitar 4 juta lembar‎," tutur Sunardi Sinaga.

Mantan Kasudinhub Jakarta Pusat itu menuturkan bahwa sesuai dengan ‎Peraturan Gubernur nomor 64 tahun 2011 ada setidaknya 378 jalan yang terdaftar dalam parkir on street. Sehingga, nantinya di semua jalan itu akan dikenakan tarif parkir yang baru yaitu Rp 5.000 untuk kendaraan roda empat dan Rp 2.000 untuk kendaraan roda dua.

"Mungkin karena sabtu minggu libur sehingga belum maximal pendistribusiannya‎," tutur Sunardi Sinaga.

Prinsip adalah pembatasan lalulintas melalui pengelolaan perparkiran dengan meningkatkan beban kepada pemilik kendaraan pribadi melalui tarif parkir memiliki harapan supaya masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi. Sehingga kemacetan karena parkir di badan jalan bisa terkurangi.

"Kedepan setelah lelang terminal parkir elektronik (TPE) selesai maka seluruh parkir on street di Jakarta akan dipasang TPE dan tarif progresive/per jam. Saat ini lokasi yg sdh progresive baru 3 jalan yang dipasang TPE yaitu Jalan Agus Salim, Sabang Jakarta Pusat, Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Jalan Falatehan, Jakarta Selatan," ucap Sunardi Sinaga.

Setelah karcis parkir, kata dia, plang informasi tarif parkir juga akan dirubah. Saat ini sedang dalam proses pengadaan plang-plang itu. Yang terpenting adalah karcisnya untuk para pengguna jalan. Kalau tidak diberikan karcis parkir berarti itu parkir ilegal.

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved