Pilkada Depok

Ketua PDIP Depok: Jangan Dengarkan Isu Dokumen Palsu

Hendrik menyatakan KPU Depok pasti sudah membatalkan berkas pendaftaran mereka jika dianggap palsu atau tidak sah.

Ketua PDIP Depok: Jangan Dengarkan Isu Dokumen Palsu
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Dokumen palsu pasangan Dimas-Babai. 

WARTA KOTA, DEPOK - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Depok, Hendrik Tangke Allo, akhirnya angkat bicara soal tudingan bahwa mereka menggunakan dokumen palsu saat pendaftaran pasangan calon Dimas Oky Nugroho dan Babai Suhaimi yang mereka usung dalam Pilkada Depok 2015 ini.

"Jangan dengerin isu. KPU kan punya aturan yang mereka pedomani sendiri," kata Hendrik, kepada Warta Kota Jumat (31/7).

Menurut Hendrik tidak mungkin pihaknya memalsukan dokumen atau tandatangan sekertarisnya Totok Sarjono, dalam pengusungan pasangan calon di Pilkada ini.

Sebab kata dia, Totok Sarjono, sekertaris DPC PDIP Depok menandatangani langsung dokumen berkas pendaftaran pasangan calon Dimas-Babai yang mereka usung.

"Totok, tandatangan," kata Hendrik.

Namun, ia mengakui Totok tidak ikut hadir dan mendampingi saat pasangan calon mendaftar ke KPU Depok, Senin (27/7).

Sebab hal itu katanya sudah diwakilinya dan bendahara sebagai bentuk pimpinan parpol tingkat kota.

Sekali lagi, Hendrik menyatakan KPU Depok pasti sudah membatalkan berkas pendaftaran mereka jika dianggap palsu atau tidak sah.

"Ada aturan dan pedoman KPU Depok untuk menerima berkas kami itu," kata Hendrik.

Sebelumnya pencalonan pasangan Dimas-Babai, dituding tidak sah setelah beredarnya foto surat pernyataan dari Sekertaris DPC PDIP Kota Depok, Totok Sarjono alias Totok Towels yang menyatakan ia sebagai Sekertaris DPC PDIP Depok, tidak pernah menandatangani dokumen administrasi apapun dalam pencalonan Dimas-Babai.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved