Kepemilikan Airsoft Gun Pelaku Penembakan Diduga Ilegal

Kepemilikan senjata api (senpi) Rachmanto diduga tidak sah dan tidak dikeluarkan oleh Mabes Polri.

Kepemilikan Airsoft Gun Pelaku Penembakan Diduga Ilegal
Kompas.com
Ilustrasi penembakan pakai airsoft gun. 

WARTA KOTA, JATINEGARA -- Polres Jakarta Timur telah berhasil meringkus Rachmanto alias Anton (39) koboi jalanan yang beraksi di  d i Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) KM 11, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (27/7/2015).

Pada saat kejadian, pelaku menembak dengan menggunakan airsoft gun miliknya sendiri. Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Umar Faroq menjelaskan, kepemilikan airsoft gun yang diperoleh pelaku dari Rangers Shooting Club tidak dibenarkan.

Pasalnya, sejak tahun 2009, Mabes Polri tidak lagi memberikan izin kepemilikan senjata api yang dinilai berbahaya tersebut.

"Sejak tahun 2009 tidak diberikan izin untuk memegang senjata gas atau senjata api kepada masyarakat umum. Tapi, ternyata ada orang lain yang berikan izin kepemilikan, " katanya, Kamis (30/7/2015). 

Umar menambahkan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait prosedur yang dilakukan klub menembak tersebut.

Selain itu, Umar menegaskan, pihaknya akan mencari tahu, bagaimana jenis senjata demikian bisa beredar di masyarakat.

"Dulu itu, Mabes Polri yang mengeluarkan izin dan sekarang ini, enggak ada lagi. Tapi, ternyata dengan adanya Rangers Shooting Club, harus ada penyelidikan, apakah pemberian senjata dilakukan berdasarkan psikotes atau kesehatan jiwa. Kita akan telusuri Ranger Shooting Club, mengapa bisa mengeluarkan airsoft gun," katanya.

Ada pun mengenai jenis senjata, airsoft gun yang digunakan Rachmanto berbeda dengan airsoft gun yang selama ini dikenal masyarakat. ‎

Pasalnya peluru yang digunakan berbeda dari yang selama ini biasa dipakai senjata airsoft gun

"Yang bedakan proyektil, ini beratnya 1,5 gram dan bisa tembus kaca. Beruntung tidak kena kepala korban.  Kalau ‎ai rsoft gun proyektilnya plastik dengan berat 0,4 gram. Fungsinya sama seperti senpi, tapi ini dari gas ," katanya.

Sebelumnya ‎aksi koboi terjadi di Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) KM 11, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (27/7).

Rachmanto (39), sang pengemudi mobil KIA Picanto berwarna merah bernopol B 1191 SZN‎, melakukan penembakan terhadap mobil Daihatsu Xenia bernopol B 1125 KVI yang ditumpangi Dwi dan keluarga.  

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help