Kenaikan Harga BBM

Menko Perekonomian: Pertalite Diluncurkan, Premium Segera Dihapus

Pemerintah berharap konsumen BBM premium berkurang dengan diluncurkannya BBM Research Octane Number (RON) 90, Pertalite.

Menko Perekonomian: Pertalite Diluncurkan, Premium Segera Dihapus
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Petugas SPBU Pertamina di Kawasan Abdul Muis, Tanah Abang, Jakarta Pusat, tengah mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, Jumat (24/7). 

WARTA KOTA, PALMERAH— Pemerintah berharap konsumen BBM premium berkurang dengan diluncurkannya BBM Research Octane Number (RON) 90, Pertalite. Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla mengatakan kedepannya produksi BBM Premium yang masih disubsidi pun akan dikurangi, seiring berkurangnya konumen.

"Kalau dia biasa beli Pertalite, pasti tidak beli Premium, masa mau beli dua-duanya," kata Jusuf Kalla kepada wartawan di kantor Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2015).

Dalam kesempatan terpisah Menteri Kordinator (Menko) Perekonomian, Sofyan Djalil, kepada wartawan di kantor Wakil Presiden mengatakan dengan diluncurkannya BBM Pertalite, maka masyarakat akan memiliki pilihan yang lebih banyak selain yang sudah ada saat ini, antara lain RON 88 Premium, serta RON 92 Pertamax.

"Saya pikir masyarakat cukup cerdas, kalau ingin mobilnya lebih tahan, lebih awet, tidak banyak merusak lingkungan, belilah yang oktannya lebih tinggi," ujarnya.

Premium dengan kadar oktan 88, kata dia, tidak bagus untuk kendaraan dan lingkungan, pemerintah berharap secara bertahap RON 88 akan dihapus. Namun hal itu belum bisa dilakukan dalam waktu dekat, karena kilang minyak Indonesia belum siap memproduksi BBM pengganti untuk seluruh konsumen RON 88.

"Tapi kalau 2-3 tahun ke depan refinary (penyulingan) sudah bagus, tidak perlu lagi. RON 88." ujarnya.

Pemerintah juga tidak khawatir dengan dikeluarkannya Pertalite seharga Rp 8.400 per liter itu, akan menarik konsumen Pertamax yang harga per liternya di atas Rp 9000. Sofyan yakin konsumen Pertamax tidak akan pindah.

"Saya pikir nggak, kemarin juga waktu Lebaran permintaan Pertamax itu sangat meningkat. karena orang menyadari," jelasnya.

Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved