Kecelakaan Pesawat

Yunita dan Wildan Naik Hercules Dalam Rangka Mudik

Hingga kini, beberapa warga di Komplek TNI AL Dewa Kembar, Cilincing, masih menunggu kabar terkait kondisi sebenarnya Yunita dan Wildan.

Yunita dan Wildan Naik Hercules Dalam Rangka Mudik
Panji Baskhara Ramadhan
Suasana duka di kediaman dua korban jatuhnya pesawat militer milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL), Yunita (34) dan anaknya, Ahmad Wildan Abdullah (3), masih terasa, Rabu (01/07) dinihari. Bahkan, rumah korban yang berlokasi di Kawasan Komplek TNI AL Dewa Kembar, Jalan Kyai Jalak Blok B No. 169, RT 08/ 01, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara ini, ramai disambangi warga. 

WARTA KOTA, CILINCING - Hingga kini, beberapa warga di Komplek TNI AL Dewa Kembar, Jalan Kyai Jalak Blok B No. 169, RT 08 RW 01, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, masih menunggu kabar terkait kondisi sebenarnya dua korban pesawat Hercules C-130, Yunita (34) dan Wildan (3), yang jatuh di Medan, Sumatera Utara, Selasa (30/6/2015), siang.

Beberapa warga sekitar mengakui, kedua korban naik pesawat militer milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) bernomor seri A1310, dalam rangka pulang kampung.

"Jadi Yunita dan Wildan naik pesawat itu dalam rangka ya mau pulang kampung mas ke Natuna, Riau. Jadi rute pesawat itu, Malang - Jakarta - Medan - Tanjung Pinang - Natuna - Kalimantan," kata Heni Tri Astuti di kediaman Yunita, Rabu (1/7/2015).

Menurut Heni, Yunita sempat menghubungi suaminya, Amir Asmono Abdulullah (47) sekitar pukul 11.00 WIB kemarin, sebelum pesawat berukuran besar tersebut jatuh.

Menurut Heni, Yunita sempat menelepon dan mengabarkan, kalau dirinya dengan Wildan sudah di Lanud Suwondo, Medan, dan mau berangkat lagi pesawatnya.

"Amir bilang ke saya kalau omongannya terakhir bu Yunita lewat telepon, 'Saya sudah sampai di Lanud Suwondo. Wildannya lagi main nih' itu kata Yunita. Amir bilang 'Hati-hati yaa di jalan. Wildan jangan bandel'. Yunita bilang lagi 'Kalau sampai Natuna, saya telepon lagi ya'. Itu saya dicerikatakan Amir," katanya. (Panji Baskhara Ramadhan)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved