Konon Gratis, Tak Tahunya UP Perparkiran Hanya Melarang Tarif Progresif

Izin park and ride tidak dapat menjadi satu dengan izin bangunan PGC.

Konon Gratis, Tak Tahunya UP Perparkiran Hanya Melarang Tarif Progresif
Warta Kota/junianto hamonangan
Ratusan sepeda motor terparkir di park and ride Pusat Grosir Cililitan, Jakarta Timur. Rencana pemberlakuan tarif parkir pada Kamis (18/6/2015) karena selama ini gratis, akhirnya dibatalkan oleh Dishub DKI. 

WARTA KOTA, CIRACAS -- Unit Pelayanan Perparkiran Jakarta Timur menemukan bahwa fasilitas park and ride yang berada di PGC, Jakarta Timur ternyata tidak memiliki izin. Alhasil kebijakan pengelola yang menetapkan tarif progresif terhitung mulai Kamis (18/6/2015) untuk sementara, dibatalkan.

"Untuk sementara pungutannya distop dulu sampai mereka mengurus izin. Tapi kalau mereka masih nekad juga ya terpaksa kita tutup," kata Kepala Satuan Pelayanan Perparkiran Jakarta Timur, Agus Salim, Kamis.

Agus beralasan bahwa izin park and ride tidak dapat menjadi satu dengan izin bangunan PGC. Ia menjelaskan pihak pengelola harus mengurus ulang izin fasilitas park and ride tersebut.

Agus pun meminta kepada masyarakat agar mengawasi dan melaporkan kalau petugas loket melakukan pungutan selama park and ride itu belum berizin. Pasalnya untuk sementara waktu, para pengendara motor yang menitipkan kendaraannya tidak dikenakan biaya.

"Jadi untuk sementara ini gratis dulu sampai ada izin. Kita stop dulu jangan sampai dipungut, kasihan masyarakat yang dirugikan," ungkapnya.

Agus sendiri sebenarnya tidak mempermasalahkan apabila PGC mengelola fasilitas park and ride. Hanya saja pihak pengelola harus mengikuti ketentuan yang berlaku dimana tarif progresif sesuai dengan ketentuan pemerintah yang diatur dalam Perda No 120 Tahun 2012.

"Hitungannya harus sesuai peraturan pemda dimana satu jam pertama Rp 2.000 dan seterusnya Rp 1.000," ungkap Agus.

Sebelumnya terhitung mulai Kamis (18/6) pengelola park and ride PGC mengenakan tarif progresif bagi para pengendara motor. Namun kebijakan itu berlaku hanya bagi pengunjung mal saja. Sementara pengguna bus Transjakarta yang menitipkan sepeda motornya di tempat tersebut tetap gratis.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved