Pemilik Pabrik Anita Gelontorkan Rp. 500 juta Terkait Pencurian Air

Kami menolak perihal dana yang dia berikan, harapannya agar pelaku - pelaku yang lain pikir - pikir kalau mencuri air bersih

Pemilik Pabrik Anita Gelontorkan Rp. 500 juta Terkait Pencurian Air
Warta Kota/Andika Panduwinata

WARTA KOTA, CENGKARENG - Perkara pencurian air bersih yang dilakukan Pabrik Anita memasuki babak baru. Pemilik industri air mineral kemasan Anita ini menggelontorkan dana sebesar Rp. 500 juta agar dirinya terbebas dari jeratan hukum usai dilaporkannya kasus pencurian air ke polisi.

Masalah ini dilaporkan ke Polrestro Jakarta Barat dengan bukti pelaporan No LP/474/IV/2015/PMJ/RESTRO JAK-BAR tanggal 15 April 2015. Petugas pun melakukan penggerebekan terhadap pabrik yang berlokasi di Jalan Telaga Bojong No. 28 RT 5 / RW 11 Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

"Pemilik Pabrik Anita mau berdamai dengan membayar uang Rp. 500 juta ke pihak Palyja sebagai mitra swasta operator air bersih di wilayah tersebut," ujar Manager NRW (non revenue water) wilayah Barat PAM Jaya, Effendi Napitupulu kepada para awak media di lokasi Pabrik Anita pada Kamis (11/6/2015).

Dana tersebut ditawarkan Juan (66) sebagai bos Pabrik Anita pada Senin (8/6/2015). Namun Effendi dengan tegas menerangkan pihaknya tak semata - mata menuntut ganti rugi material atas perkara pencurian air ini.

Ia meminta Palyja sebagai mitra swasta operator untuk memperkarakan kasus itu secara hukum. Guna menitikberatkan efek jera bagi si pelaku dan sebagai pembelajaran kepada masyarakat agar berpikir ulang apabila melakukan tindak kejahatan.

"Kami menolak perihal dana yang dia berikan, harapannya agar pelaku - pelaku yang lain pikir - pikir kalau mencuri air bersih," ucapnya. (Andika Panduwinata)

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved