Home »

Depok

Makalah Lelang Jabatan di Depok Dinilai Secara Kolektif

Makalah yang dibuat para peserta lelang jabatan di Depok diperiksa secara kolektif oleh sejumlah kalangan.

Makalah Lelang Jabatan di Depok Dinilai Secara Kolektif
istimewa
Ilustrasi 

WARTA KOTA, DEPOK-Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat, Muhamad Solihin, yang merupakan anggota Panitia Seleksi (Pansel) Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kota Depok atau Pansel Lelang Jabatan Kota Depok, mengatakan penilaian terhadap makalah peserta lelang jabatan Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Depok dan Kepala Bina Marga Sumber Daya Air (Bimasda) Kota Depok, dilakukan secara kolektif oleh 5 anggota pansel.

Karenanya kata dia sangat mungkin makalah yang dianggap bagus oleh salah satu anggota pansel, justru dianggap sebaliknya oleh anggota pansel lain.

"Penilaian masing-masing anggota pansel atas setiap makalah peserta lelang jabatan, lalu digabungkan secara kolektif. Penilaian kolektif ini yang dijadikan penentuan atau standar bagus atau tidaknya makalah," kata Solihin saat berbincang dengan Warta Kota, Minggu (7/6/2015). Karenanya kata Solihin dari penilaian kolektif itu akan dibuat ranking nilai dari peserta lelang.

"Mana yang dianggap lolos seleksi dan mana yang tidak akan tergantung dari ranking," kata Solihin.

Seperti diketahui tujuh peserta lelang jabatan Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Depok dan Kepala Bina Marga Sumber Daya Air (Bimasda) Kota Depok, telah menjalani seleksi penulisan makalah, Sabtu (6/6/2015) kemarin.
Dari 7 peserta itu, 4 mengikuti lelang jabatan Sekda Depok dan 3 untuk lelang jabatan Kepala Bimasda Depok.
Kini makalah ke 7 peserta, tengah dalam kajian tim panitia seleksi yang berjumlah lima orang, untuk dinilai.
Hasil penilaian akan diumumkan Selasa (8/6/2015) mendatang termasuk siapa peserta lelang yang lolos dalam tes penulisan makalah tersebut.

Sebelumnya Solihin menyebutkan makalah peserta lelang harus berisi tentang konsep pembangunan di Kota Depok secara menyeluruh. "Apa yang mereka tawarkan untuk Kota Depok mesti termuat dalam makalah itu," kata Solihin.
Menurut Solihin isi makalah cukup penting dijadikan dasar apakah peserta lelang pantas menjabat sebagai Sekda Depok atau Kepala Bimasda Depok.

Karenanya kata Solihin jika isi makalah tidak memaparkan pemikiran berupa konsep pembangunan yang ditawarkan untuk Depok, nilai yang diberikan untuk makalah akan rendah atau buruk. 

Menurutnya makalah yang berisi konsep pembangunan yang paling lengkap dan mencakup semuanya atau yang paling mendekatilah yang akan diloloskan.

"Juga dilihat apakah ada pemikiran atau ide baru yang baik dalam konsep pembangunan yang mereka tawarkan di makalah itu atau tidak. Jika pemikiran atau idenya sangat bagus, nilainya akan bagus," kata Solihin.
Dengan penilaian kolektif, kata Solihin, di sekertariat pansel di BKD Depok, semua nilai dari 5 anggota pansel diakumulasikan secara kolektif.

"Yang nilainya bagus atau sesuai standar yang ditetapkan akan dinyatakan lolos, dan yang tidak maka tidak lolos," kata Solihin.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help