Kepsek Pertanyakan Janji Pemerintah soal Kenaikan Gaji

Sejumlah Kepala Sekolah (Kepsek) di Kota Bekasi mempertanyakan janji pemerintah pusat untuk menaikan gajinya.

Kepsek Pertanyakan Janji Pemerintah soal Kenaikan Gaji
Warta Kota/Istimewa
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, BEKASI - Sejumlah Kepala Sekolah (Kepsek) di Kota Bekasi mempertanyakan janji pemerintah pusat untuk menaikan gajinya.

Sebab, gaji yang diterima saat ini dinilai pas-pasan, sehingga mereka mencari cara lain untuk menutupi kebutuhan hidup tiap bulannya.

Kepala SD Negeri 01 Kalibaru, Suryadi mengungkapkan, setiap bulan ia bisa membawa pulang gaji sebesar Rp 4 jutaan.

Uang sebesar itu terdiri dari gaji pokok Rp 3,4 juta ditambah tunjangan jabatan dan keluarga sekitar Rp 600.000.

Menurutnya, gaji sebesar itu tidak sebanding dengan pengeluaran untuk menghidupi keluarganya setiap bulan.

Karena dalam sebulan, setidaknya ia harus mengeluarkan uang hingga Rp 7 jutaan.

Dia pun merinci, tiap bulan harus membayar biaya pesantren anak ketiganya sebesar Rp 1 juta, keperluan sehari-hari Rp 100.000, cicilan mobil Rp 2,8 juta dan cicilan rumah Rp 480.000.

"Kalau dihitung-hitung sebetulnya tidak mencukupi kebutuhan selama sebulan," kata Suryadi pada Minggu (7/6).

Suryadi mengatakan, setiap tahun gaji guru dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengalami kenaikan.

Hanya saja kenaikan itu biasa terjadi pada awal Januari.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved