Pemkot Depok Larang Tempat Hiburan Malam Beroperasi Selama Ramadan

Selama bulan Ramadan, tempat hiburan dilarang beroperasi di Kota Depok.

Pemkot Depok Larang Tempat Hiburan Malam Beroperasi Selama Ramadan
Kompas.com
Ilustrasi ABG dalam kegiatan dugem. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Selama bulan suci Ramadhan mendatang, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan menutup dan melarang beroperasinya semua tempat hiburan malam di Kota Depok, mulai dari karaoke, kafe atau bar yang menyajikan live music hingga tempat biliar dan spa.

Hal itu dikatakan Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail di Balai Kota Depok, Jumat (5/6/2015).

"Memang, sudah semestinya selama bulan Ramadan, semua tempat hiburan dan karaoke harus ditutup dan dihentikan. Warga harus memahami ini," katanya.

Karenanya, kata Nur Mahmudi, sebelum memasuki bulan Ramadhan, pihaknya akan memberikan surat edaran ke semua pengelola dan pemilik tempat hiburan malam, agar menutup usahanya selama bulan Ramadhan.

"Setelah surat edaran diberikan, Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP Kota Depok akan melakukan razia rutin, setiap malam," kata Nur Mahmudi.

Jika dalam razia tersebut, ada tempat hiburan yang kedapatan membuka usahanya, kata Nur Mahmudi, maka petugas akan memintanya untuk segera menutup usahanya.

"Ini sebagai bentuk menghormati warga dan masyarakat yang melaksanakan ibadah puasa. Karenanya saya minta pengusaha hiburan tidak membuka usahanya sementara waktu di bulan Ramadan" katanya.

Nur Mahmudi berharap, adanya kerja sama dan sinergi aktif dari para pemilik usaha agar mentaati aturan yang diterapkannya ini.

"Sehingga, proses ibadah umat muslim di Depok selama bulan Ramadhan kali ini dapat berjalan dengan lancar dan baik," kata Nur Mahmudi.

Menurut Nur Mahmudi, pelarangan operasi hiburan malam selama Ramadhan kerap diterapkannya setiap tahun di Depok.

Namun, kenyataannya, kata Nur Mahmudi, masih ada saja pengusaha hiburan malam yang melanggar aturan dan tidak mengindahkan himbauannya.

"Untuk tahun ini, kami akan lebih tegas lagi. Kita akan koordinasi dengan kepolisian dan TNI dalam merazia hiburan malam di bulan Ramadhan ini," katanya.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved