Kemendikbud Desak Pemda Segera Cairkan Tunjangan Sertifikasi Guru

Kemendikbud meminta seluruh pemerintah daerah segera mencairkan tunjangan profesi guru (TPG) atau tunjangan sertifikasi guru.

Kemendikbud Desak Pemda Segera Cairkan Tunjangan Sertifikasi Guru
Kompas.com
Ilustrasi guru mengajar di kelas. 

WARTA KOTA, SENAYAN-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meminta kepada seluruh pemerintah daerah untuk segera mencairkan tunjangan profesi guru (TPG) atau tunjangan sertifikasi guru.

Hal ini disebutkan oleh Direktur Pembinaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar, Sumarna Surapranata, ketika ditemui di kantornya di Gedung C Kemendikbud, Senin (1/6/2015) pagi.

Menurut Pranata, tanggal 9 Juni 2015, semua pemerintah daerah harus mencairkan tunjangan sertifikasi untuk periode triwulan kedua.

"Sementara kalau untuk gunu non-PNS, harus sudah cair pada akhir Juni. Tidak boleh ada alasan bahwa menunggu PMK (peraturan menteri keuangan), karena dasar hukum pencairan TPG 2015 adalah Perpres No 162 tahun 2014. Ini karena untuk guru non-PNS dananya berasal dari APBN," jelas Pranata.

Adapun menurut Pranata, sebagian besar Pemerintah Daerah sudah membayarkan TPG, tetapi masih sebagian. Hal ini karena banyaknya SK guru yang baru dikeluarkan beberapa waktu lalu.

Adapun jumlah guru yang mendapatkan tunjangan sertifikasi berdasarkan data Kemendikbud sebanyak 924.973 orang, sementara guru yang namanya belum masuk ke Data Pokok Kependidikan sebanyak 17.376 orang, dan jumlah guru yang dipastikan tidak mendapatkan tunjangan sertifikasi sebanyak 46.561 orang.

"Itu tidak mungkin mendapatkan TPG karena beban mengajar kurang dari 24 jam per minggu, guru tidak tetap, tidak linier dengan bidang sertifikasi, dan juga pensiun. Makanya tidak mungkin dapat TPG," kata Pranata.

Adapun menurut Pranata, dana keseluruhan yang diberikan dari Kementerian untuk tunjangan sertifikasi guru PNS sebesar Rp 70 Triliun per tahun. Sementara, untuk guru non-PNS per tahun sebesar Rp 1,3 Triliun.

"Saya harap tengah puasa sudah cair agar guru-guru tersebut bisa memenuhi kebutuhannya," imbaunya.

Selain itu, Pranata juga mengingatkan agar pemerintah daerah segera membuat laporan penyerapan tunjangan sertifikasi semester 2 sebelumnya pada triwulan kedua.

"Pencairan periode dua laporannya tahun lalu, kalau tidak, nanti nggak akan dikirimkan uangnya," jelasnya.(Agustin Setyo Wardani)

Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help