Inilah Tokoh-tokoh yang Diawetkan Tubuhnya Usai Wafat

Diktator Rusia Joseph Stalin sempat diawetkan selama sekitar sepuluh tahun sebelum akhirnya dikebumikan.

Inilah Tokoh-tokoh yang Diawetkan Tubuhnya Usai Wafat
Kompas.com
Mausoleum Lenin (paling depan) di Moskwa, Rusia. 

WARTA KOTA, JAKARTA - Beberapa tokoh dunia diawetkan tubuhnya setelah wafat dengan teknik pembalsaman.

Tidak seperti mumi yang dibungkus kain untuk mengawetkan tubuh seseorang, tokoh-tokoh yang diawetkan itu sampai ini bahkan bisa dilihat jelas raut muka dan tubuhnya.

Misalnya tubuh Vladimir Lenin, tokoh pendiri Uni Soviet. 

Lahir pada 1870 dan wafat pada 1924, saat itu banyak orang yang mengharapkan adanya penguburan di pemakaman tertutup.

Namun, musim dingin saat itu memungkinkan tubuh Lenin bisa disaksikan hampir dua bulan lamanya oleh orang-orang yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin mereka.

Hal ini memunculkan ide pada segelintir pejabat untuk mengawetkan tubuhnya dalam jangka waktu yang lebih lama.

Sebagian pejabat menentang ide ini, selain hanya untuk disaksikan oleh umum untuk sementara.

Akhirnya, para peneliti dan ilmuwan Soviet lah yang ditunjuk bertanggung jawab untuk mengawetkan dan merawat jasad Lenin, dengan teknik pembalsaman yang dikembangkan oleh ahli anatomi Vladimir Vorobiev dan ahli biokimia Boris Zbarsky.

Percobaan pengawetan pertama berlangsung sejak Maret hingga akhir Juli 1924.

Hal ini dipaparkan oleh Alexei Yurchak, profesor sosial antropologi di University of California, Berkeley yang menulis buku berjudul Everything Was Forever, Until It Was No More: The Last Soviet Generation.

Halaman
12
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved