Wow, Lulus S1 Tidak Perlu Pakai Skripsi

Permasalahan ijazah palsu membuat Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir berencana mengeluarkan kebijakan baru.

Wow, Lulus S1 Tidak Perlu Pakai Skripsi
Warta Kota/Angga BN
Ilustrasi 

WARTA KOTA, PALMERAH— Permasalahan ijazah palsu membuat Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir berencana mengeluarkan kebijakan baru.

Nasir menyebutkan, ada rencana untuk tidak mewajibkan penulisan skripsi sebagai syarat kelulusan program sarjana atau strata satu (S1). Mantan rektor Universitas Diponegoro itu mengaku sedang mengkaji penulisan skripsi sebagai syarat opsional (pilihan) untuk lulus sarjana.

"Sebagai gantinya nanti mahasiswa yang akan lulus akan diberikan pilihan-pilihan seperti pengabdian masyarakat atau laporan penelitian di laboratorium," ujar Nasir di kediamannya di Jalan Widya Chandra, Jumat (22/5) lalu.

Menurutnya, ketika masih menjadi dosen penguji, dirinya bisa mendeteksi apakah skripsi yang diuji itu hasil karya mahasiswa sendiri atau dibuatkan orang lain.

Menurut Nasir, peraturan tersebut bisa dijalankan karena memang tidak ada persyaratan yang mewajibkan mahasiswa strata satu untuk menulis. Tetapi, kata dia, semuanya kembali pada kebijakan masing-masing perguruan tinggi.

Ia menyebutkan, kebijakan skripsi bukan sebagai kewajiban sudah ada dalam peraturan menteri tahun 2000. Tetapi, berdasarkan informasinya, sejauh ini baru Universitas Indonesia (UI) yang menerapkan skripsi sebagai opsional atau pilihan PT. (Agustin Setyo Wardani)

Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved