Belasan Guru SMPN 8 Depok Diperiksa Disdik Soal Iuran Rp 1,5 Juta Per Siswa

Belasan guru SMPN 8 Depok memenuhi panggilan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok untuk dimintai keterangan seputar iuran perpisahan Rp 1,5 juta.

Belasan Guru SMPN 8 Depok Diperiksa Disdik Soal Iuran Rp 1,5 Juta Per Siswa
gobekasi.com
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, DEPOK-Belasan wali kelas dan guru SMPN 8 Depok memenuhi panggilan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok untuk dimintai keterangan seputar iuran perpisahan sekolah bagi kelas IX, Rp 1,5 Juta Per siswa, Jumat (8/5/2015).

Sekitar 2,5 jam belasan wali kelas dan guru itu berada di Kantor Disdik Depok di Lantai IV, Gedung Dibaleka II, Kompleks Balaikota Depok. Mereka selesai dimintai keterangan sekira pukul 15.30.

Kepala Seksi SMP Disdik Depok Rida Fahrudin, menuturkan pihaknya baru memeriksa dan memintai keterangan para guru dan wali kelas SMPN 8 Depok saja terkait kasus iuran Rp 1,5 juta per siswa yang diprotes wali murid.
Menurut Rida, pihaknya belum meminta keterangan dari pihak Kepala Sekolah dan Komite Sekolah SMPN 8 Depok.

"Jadi kami baru meminta keterangan dan klarifikasi satu pihak dari para guru saja," kata Rida di Balaikota Depok, Jumat sore.

Ia menuturkan pihaknya juga akan meminta keterangan Kepala Sekolah dan Komite Sekolah terkait kasus ini. "Supaya semua keterangan dikorscek dan terklarifikasi semuanya," kata Rida.
Karenanya menurut Rida pihaknya belum dapat memutuskan siapa pihak yang bersalah dalam kasus ini.

"Hasilnya belum ada karena belum semua pihak kami minta keterangan," katanya.
Mengenai kemungkinan pemecatan Kepala Sekolah sebagai sanksi dalam kasus ini, kata Rida, bukan pihaknya yang akan menentukan.

"Untuk sanksi, atasan atau kepala dinas pendidikan yang akan menentukan," katanya.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved