Koran Warta Kota

Jokowi Akan Lanjutkan Proyek Mobil Esemka

Presiden Joko Widodo alias Jokowi berencana proyek mobil Esemka yang kini terhenti di tengah jalan.

Jokowi Akan Lanjutkan Proyek Mobil Esemka
Kompas.com
Sejumlah siswa SMKN 2 dan AMK warga Surakarta sedang merakit mobil Kiat Esemka di Kampus Solo Tecnopark. 

WARTA KOTA, PALMERAH— Presiden Joko Widodo alias Jokowi berencana proyek mobil Esemka yang kini terhenti di tengah jalan. Jokowi juga berjanji akan segera mewujudkan program mobil kebanggan nasional tersebut terwujud.

Hal itu terungkap di sela-sela kunjungan Jokowi ke Klaten, Jawa Tengah, Senin (4/5) yang menyempatkan diri mampir ke Bengkel Kiat Motor milik Sukiyat di Jalan Raya Solo-Yogyakarta. Di tempat ini, Jokowi bertemu Sukiyat, pencetus mobil Esemka sekitar 15 menit.

Kepada wartawan, Sukiyat membenarkan kunjungan Presiden Jokowi ke bengkelnya tersebut. "Memang benar sebelum melanjutkan kunjungan ke Yogyakarta, Pak Jokowi sempat mampir ke bengkel saya sekitar 15 menit," ujar Sukiyat.

Kunjungan mantan Wali Kota Solo itu, kata Sukiyat, untuk membicarakan kelanjutan proyek mobil Esemka. "Kita membicarakan kelanjutan mobil Esemka. Pak Jokowi berjanji akan segera mewujudkan proyek mobil Esemka," ujarnya.

Untuk menindaklanjuti proyek mobil Esemka, Sukiyat mengaku diundang Presiden Jokowi ke Istana untuk membicarakan hal tersebut lebih mendalam.

"Presiden meminta saya datang ke Istana untuk membahas kelanjutan program mobil Esemka yang akan dijadikan mobil nasional," ujar Sukiyat.

Menanggapi undangan tersebut, Sukiyat mengaku bangga dan sangat senang. Dia yakin ke depan Mobil Esemka mempunyai prospek cukup baik. Sebab, mobil bikinan siswa SMK tersebut akan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.

Kunjungan Jokowi ke Bengkel Kiat Motor dilakukan usai menyerahakan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), serta Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kecamatan Pedan, Klaten, Jawa Tengah, Senin (4/5) siang. Usai mengunjungi Bengkel Kiat Motor, Jokowi melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Proton Malaysia

Selaku pemrakarsa mobil Esemka, Sukiyat, yang ikut melambungkan nama Jokowi hingga menjadi presiden tidak mempermasalahkan upaya wantan Wali Kota Solo itu menggandeng pabrik mobil Proton Malaysia untuk membangkitkan mobil nasional. "Bagi saya tidak masalah, kita berharap setidaknya di masa datang akan ada transfer tehnologi," kata Sukiyat awal Februari silam.

Pemilik Bengkel Kiat Motor ini menyadari, mengapa PT Adiperkasa Cita Lestari (ACL) yang digandeng pemerintah membuat kesepakatan dengan Proton Malaysia, bukan dirinya atau Esemka. "Lha kalau saya kan nggak punya modal besar, kalau Pak Hendro (mantan Kepala BIN Hendropriyono) kan modalnya besar," ujcap Sukiyat.

Bagi Sukiyat, yang penting adalah keseriusan pemerintah membangun industri otomotif di Tanah Air. Jangan hanya banyak ngomong seperti saat pertama kali mobil Esemka diproduksi pertama kali bersama anak-anak SMK di Solo dan Klaten diperkenalkan oleh Jokowi dulu. Pejabat berlomba-lomba bicara dan mendatangi dirinya, tapi setelah itu tidak ada tindaklanjutnya.

Menurut Sukiyat, kalau pemerintah belum bisa membuat 'jalan raya' untuk industri otomotif ini, bisa membuat 'jalan setapak' dulu hingga pada akhirnya bisa membangun jalan raya. "Biar saja kerja sama dengan Proton ini menjadi jalan setapak bagi industri otomotif di Indonesia," ungkapnya.

Jokowi sendiri sudah menanggapi berita miring tentang kehadirannya pada penandatanganan kerja sama produsen mobil Proton dengan PT ACL. Jokowi mengaku hadir karena diundang Mahathir Mohammad, mantan PM Malaysia dan PM Najib Razak.

"Jadi (hadir dalam penandatanganan-red) karena diundang Dr Mahathir dan PM Najib Razak. Ya, saya datang . Jadi, masih awal-awal sekali (kerja sama mobnas-red)," kata Jokowi di sela kunjungannya ke Filipina, Senin (9/2) silam. (Tribun/Ant)

Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help