Properti

Ekonomi Lemah, Pasar Properti Turun 34 Persen

Sektor properti turun besar 34 persen kuartal 1 untuk penjualan rumah komersial, ujar Eddy

Ekonomi Lemah, Pasar Properti Turun 34 Persen
Kompas.com
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Pada triwulan 1 tahun 2015 pertumbuhan ekonomi hanya mencapai 4,71 persen turun dibandingkan periode yang sama tahun 2014 5,21 persen.

Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Eddy Hussy mengungkapkan bahwa pasar properti di Indonesia juga ikut mengalami penurunan sampai 34 persen di kuartal pertama tahun ini.

Penurunan yang dimaksud untuk hunian komersial bagi masyarakat kelas menengah ke atas.

"Sektor properti turun besar 34 persen kuartal 1 untuk penjualan rumah komersial," ujar Eddy di Jakarta, Selasa (5/5).

Eddy menegaskan kendati sedang mengalami penurunan, namun pihak oengembang REI yakin akan sektor properti akan kembali mengalami pertumbuhan.

Hal ini sejalan dengan program pemerintah dari penghapusan KPR inden, pajak barang mewah yang belum diakui, dan merevisi aturan KPR kepemilikan rumah kedua oleh Bak Indonesia.

"Terus terang saja sebagai pengembang, sebagai Ketua REI kita harus selalu optimis," ungkap Eddy.

Mengenai prediksi properti di kuartal kedua tahun 2015, Eddy memaparkan bahwa pihak pengembang belum bisa mengetahui dengan pasti.

"Kuartal 2 proyeksi yang akan datang, pakar saja tidak bisa memprediksi kita lihatlah," papar Eddy.

Eddy menambahkan pihaknya masih akan terus mempersiapkan suplai kebutuhan pasar properti. Meski permintana lemah, namun pihak pengembang tetap menjaga pasokan hunian.

"Dengan kondisi sekarang ini, pasar masih lemah," kata Eddy.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved