Home »

News

KPK Vs Polri

Komjen Budi Gunawan Temui Pimpinan KPK, Ada Apa?

Wakapolri Budi Gunawan untuk pertama kalinya bertemu KPK, saat mendampingi Kapolri Badrodin Haiti

Komjen Budi Gunawan Temui Pimpinan KPK, Ada Apa?
bbc.co.uk
Novel Baswedan tiba di Lanud Kelapa Dua, menyusul pertemuan pimpinan KPK dan Polri 

Badrodin Haiti dalam jumpa pers itu mengatakan, bahwa Polri dan KPK menyepakati, Novel Baswedan “diserahkan ke pimpinan KPK. Sudah Dijamin ke pimpinan KPK untuk ditangguhkan penahanannya.”

Namun proses hukumnya akan tetap diteruskan, kata Kapolri.

Kalau soal proses hukum, tidak masalah, kata komisioner KPK Johan Budi. "Dari dulu memang Novel Baswedan justru menginginkan kasusnya diproses sampai tuntas. Biar terbukti semuanya," tambahnya.
17 jam

Novel Baswedan diterbangkan ke Bengkulu di tengah kontroversi penangkapannya Jumat (1/1), untuk menjalani rekonstruksi peristiwa penganiayaan dan pembunuhan terhadap seroang tersangka pencuri brurung walet pada tahun 2004.

Penangkapan Novel Baswedan pada Jumat dini hari bahkan menimbulkan kemarahan presiden Jokowi, yang segera mengeluarkan perintah agar polisi tidak melakukan penahanan.

Di Bengkulu, Novel batal menjalani reka ulang, dan hanya tinggal di bandara selama 17 jam sebelum dikembalikan ke Jakarta.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menyiratkan, sebetulnya polisi tak bermaksud menahan Novel. Namun membutuhkannya untuk melakukan reka ulang peristiwa.

"Sudah dihitung, waktunya cukup, diterbangkan ke Bengkulu, melakukan rekonstruksi, dan kembali ke Jakarta," kata Badrodin.

Dengan begitu Novel bisa dilepaskan sebelum berakhirnya waktu 1x24 jam sejak penangkapan, sesuai KUHAP.

Namun reka ulang batal dilakukan hari Jumat karena cuaca buruk. Karenanya harus menunggu hingga Sabtu (2/5), yang berarti melewati waktu 1x24 jam, dan karena itu harus dikeluarkan penahanan.

Toh pada Sabtu ini rekonstruksi berlangsung tanpa Novel Baswedan. Karena Novel menolak. Alasannya, kata kuasa hukumnya Muji Kartika Rahayu, pelaksanaan rekontruksi tak dikomunikasikan dengan baik, dan mengarah pada upaya memojokkan Novel. (bbc.co.uk)

Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help