KPK vs Polri

Novel Baswedan Tembaki Empat Tersangka Tak Berdaya Saat Jadi Polisi

Polisi membongkar gaya Penyidik KPK, Novel Baswedan saat jadi Kasat Reskrim Polresta Bengkulu tahun 2004 lalu.

Novel Baswedan Tembaki Empat Tersangka Tak Berdaya Saat Jadi Polisi
KOMPAS/ALIF ICHWAN
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan (berbaju putih), di dampingi juru bicara KPK, Johan Budi SP, berdiskusi dengan media yang diselenggarakan KPK di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (26/3/2013) 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Polisi membongkar gaya Penyidik KPK, Novel Baswedan saat jadi Kasat Reskrim Polresta Bengkulu tahun 2004 lalu.

Novel disebut pernah mengeksekusi empat tersangka sekaligus dengan senjata api revolver miliknya.

Kini, kasus itulah yang membuat polisi menahan dan menjadikan Novel tersangka di tahun 2015 ini. Atau 11 tahun usai aksi Novel Baswedan saat jadi polisi dilakukan.

Kadiv Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Anton Charliyan, mengungkapkan hal itu kepada wartawan saat jumpa pers di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jumat (1/5/2015).

Anton menceritakan, tahun 2004 saat Novel jadi Kasat Reskrim Polresta Bengkulu ada kasus pencurian sarang burung walet disana. Kemudian ada enam tersangka tertangkap.

Novel dan anak buahnya kemudian membawa keenam tersangka ke Pantai Panjang di malam hari, lalu kemudian dilakukan penembakan disana.

"Jadi Novel menembak empat tersangka dan dua tersangka lainnya ditembak oleh rekan Novel," ucap Anton kepada wartawan.

Akibat aksi itu, satu tersangka tewas dan lima lainnya mengalami luka berat.

Anton menegaskan, kasus ini tak ada hubungannya dengan perseteruan KPK vs Polri. "Hubungan Kami (KPK dan Polri) baik-baik saja," ucap Anton.

Menurut Anton, polisi mengusut kasus itu karena keluarga salah satu korban yang mengalami luka berat menuntut.

Dan meminta kasus itu cepat diselesaikan, sebab pada tahun 2016 nanti kasus di tahun 2004 yang dilakukan Novel Baswedan akan kadaluarsa

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help