Home »

News

Properti

Bisnis Properti Indonesia Melambat Sejak Awal Tahun

Mengintip bisnis properti tahun ini, Mario Gaw, Manager Rumah123.com mengatakan pihaknya tetap optimis adanya perbaikan ekonomi.

Bisnis Properti Indonesia Melambat Sejak Awal Tahun
Kompas.com
Penambahan armada dan rute transjakarta, serta penyelesaian tol JORR 2 merupakan sebuah keuntungan bagi para pengembang di wilayah Jakarta. Hal tersebut juga akan mendorong pertumbuhan properti di 2015. 

WARTA KOTA, JAKARTA - Mengintip bisnis properti tahun ini, Mario Gaw, Manager Rumah123.com mengatakan pihaknya tetap optimis adanya perbaikan ekonomi yang sedianya turut membantu mendongkrak perputaran bisnis properti yang menurutnya sedang tidak stabil.

"Kalau kami lihat tahun lalu tentu bisnis properti penuh dengan tantangan tetapi awal tahun ini kami optimis properti akan bergairah lagi," tutur Mario saat peluncuran Rumah123.con PRO di Gedung Indosurya, Jalan MH Thamrin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2015).

Tantangan yang dimaksud Mario tak lain adalah kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), suku bunga yang mencapai 7,75 persen dan beragam hal lainnya termasuk pergantian pemerintah SBY ke Jokowi.

"Tetapi meski pun lesu namun permintaan tidak turun, masih banyak sekali masyarakat yang mencari rumah terutama mereka yang baru ingin memiliki rumah pertama. Kita semua tentu tahu rumah adalah kebutuhan yang mendasar sekali," kata Mario.

Dari hasil survei yang dilakukan Rumah123.com di semester pertama 2015 melalui 5.000 responden, tercatat 29 persen diantaranya didominasi responden yang memiliki budget diatas Rp 500 juta.

77 persen diantaranya masih menginginkan rumah, enam persen tanah, dan tiga persen apartemen.

"Kondisi pasar di Indonesia dibidang properti memang lambat diawal tahun ini, tapi kami optimis karena mereka yang tidak membeli sekarang mungkin menunggu waktu yang tepat untuk membeli," papar Mario.

Dari 5.000 responden tersebut 43 persen diantaranya beralasan memiliki rumah adalah bagian dari investasi jangka panjang.

"35 persen dari responden mengatakan akan membeli properti dalam waktu kurang dari satu tahun, tetapi 27 persen ada yang menjawab 1-2 tahun, dan sisanya masih menunggu waktu yang tepat," ujar Mario.

Dari hasil surveinya pula Rumah123.com mencatat 38 persen meminati Jakarta Selatan sebagai lokasi untuk memiliki properti, tiga teratas ditempati Bintaro, Kemang, dan Pondok Indah.

21 persen memilih Jakarta Timur yang meliputi Cibubur, sisanya Jakarta Pusat yakni Cempaka Putih dan Kemayoran, serta Jakarta Barat yang berada di Cengkareng dan Citra Garden sebagai tiga besar.

Sementara untuk Jakarta Utara masih dikuasai Kelapa Gading, Sunter, Pantai Indah Kapuk, dan Pluit.

"Sedangkan untuk wilayah Jabodetabek, Bogor menjadi lokasi favorit dengan 37 persen responden. Sementara 39 persen memilih diluar Jabodetabek yakni Bandung, 28 persen lagi memilih Jogja, Surabaya, Medan, dan Makassar," kata Mario.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help