Eksekusi Hukuman Mati

4 Jenazah Gembong Narkoba Akan Tiba di Jakarta Pukul 11.00

Empat jenazah gembong narkoba yang dieksekusi mati di Pulau Nusakambangan, diperkirakan tiba di Jakarta pukul 11.00

4 Jenazah Gembong Narkoba Akan Tiba di Jakarta Pukul 11.00
KOMPAS.COM / SHUTTERSTOCK
Ilustrasi mayat 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Empat jenazah gembong narkoba yang dieksekusi mati di Pulau Nusakambangan, diperkirakan tiba di Jakarta pukul 11.00, Rabu (29/4/2015). Mereka akan dikawal polisi begitu masuk Kota Jakarta.

Empat jenazah itu, antara lain Warga Negara (WN) Australia Myuran Sukumaran dan Andrew Chan yang akan disemayamkan di Jalan Daan Mogot KM 2 nomor 353, Jakarta Barat.

Kemudian WN Nigeria Sylvester Obiekwe Nwolise disemayamkan di RS PGI Cikini, Jl Raden Saleh nomor 40. Dan WN Brazil, Rodrigo Gularte disemayamkan di RS Saint Carolus, Jakarta Pusat.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Risyapuddin, mengatakan, saat ini iring-iringan jenazah sudah tiba di Tol Cipularang.

Selanjutnya, kata Risyapuddin, begitu memasuki Jakarta nantinya jenazah gembong Narkoba ini akan dijemput di perbatasan oleh pengawalan polisi Polda Metro Jaya. Lalu jenazah dikawal hingga tiba di rumah persemayaman.

"Pengawalannya dari polisi itu berupa satu unit motor dan satu mobil, dan ada tiga personel yang bertugas," ujar Risyapuddin kepada wartawan usai Gelar Pasukan Pengamanan peringatan hari buruh (May Day), Rabu (29/4/2015).

Menurut Risyapuddin, kini, sekitar pukul 09.00, iring-iringan empat jenazah menuju Jakarta sudah sampai di Tol Cipularang, dan diperkirakan memasuki Jakarta pukul 11.00.

Sementara itu, pjs Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Budi Widjanarko, mengatakan, nantinya di rumah persemayaman akan ada penjagaan juga dari anggota Ditsabhara Polda Metro Jaya.

Jumlah anggota yang menjaga, sebanyak 20 personel polisi. "Penjagaan dan pengawalan itu akan terus dilakukan sampai para jenazah diterbangkan ke negaranya masing-masing dari Bandara Soekarno Hatta," ucap Budi kepada wartawan

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved