Razia Minuman Keras

Antisipasi Peredaran, Razia Miras Bakal Rutin Digelar

Pemkot Jakarta Timur menggelar razia miras di sejumlah lokasi demi menekan peredaran di masyarakat, Senin (27/4/2015).

Antisipasi Peredaran, Razia Miras Bakal Rutin Digelar
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Petugas gabungan melakukan razia miras di beberapa tempat di Jakarta Timur, Senin (27/4/2015). Hasilnya 628 botol miras diamankan. 

WARTA KOTA, DUREN SAWIT - Pemkot Jakarta Timur menggelar razia miras di sejumlah lokasi demi menekan peredaran di masyarakat, Senin (27/4/2015).

Hasilnya 628 botol miras disita dari dua toko yang masing-masing bertempat di Jalan Teratai Putih, Duren Sawit dan di Jalan Penggilingan RT 05/RW 03, Cakung.

Kepala Satpol PP Jakarta Timur, Hartono Abdullah menjelaskan razia miras akan rutin digelar. Pasalnya miras dapat memberikan dampak negatif terhadap generasi muda.

Razia miras dilakukan karena sejak beberapa waktu lalu Pemprov DKI Jakarta sudah melarang peredaran miras. Untuk itu botol miras yang berhasil disita, pada akhir tahun akan dmusnahkan untuk pengendalian.

"Tadi sudah disampaikan bahwa razia miras ini akan rutin dilakukan sampai akhir tahun. Nantinya seluruh miras hasil razia dari 10 kecamatan akan dimusnahkan sekaligus," kata Hartono Abdullah, Senin (27/4/2015).

Untuk mengantisipasi kemungkinan para penjual miras yang membandel, Hartono Abdullah menjelaskan pihaknya akan melakukan patroli dan mengecek siapa saja yang terindikasi masih jual atau tidak.

"Jelas kita akan lakukan pengendalian secara rutin. Kami Satpol PP akan melakukannya sesuai fungsi, kalau hulu nantinya pihak yang lebih tinggi lagi," ujar Hartono Abdullah.

Sementara itu saat disinggung mengenai minimarket yang masih menjual miras, Hartono Abdullah mengaku belum menemukannya. Untuk itu ia meminta peran serta masyarakat apabila menemukannya.

"Kalau berdasarkan pemantauan minimarket, sebagian besar tidak jual minuman beralkohol. Jadi mereka sudah mengeluarkan dari tempat jualan, kalau masih ada tolong diinfokan karena masyarakat juga bagian untuk mengawasi peredaran," kata Hartono Abdullah.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved