Gus Dur Kecil Sering Main Bola di Taman Amir Hamzah

Pihak keluarga Gus Dur mengapresiasi dengan peletakan patung Gus Dur semasa kecil di Taman Amir Hamzah.

Gus Dur Kecil Sering Main Bola di Taman Amir Hamzah
Wartakotalive/Adi Suhendi
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Taman Amir Hamzah meresmikan Patung Gus Dur saat kecil, Sabtu (25/4/2015) 

WARTA KOTA, MENTENG - Dalam peresmian patung KH Abdurrahman Wahid, perwakilan keluarga yang diwakili anak ke dua Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman memberikan kata-kata sambutannya.

Pihak keluarga Gus Dur mengapresiasi dengan peletakan patung Gus Dur semasa kecil di Taman Amir Hamzah kepada pihak inisiator Komodo Dragon Foundation.

"Nah kenapa patung ini diletakan di sini (Taman Amir Hamzah)? karena dulu waktu kecilnya tinggal di Matraman Nomor 8 yang kini menjadi kantor Wahid Institut," kata wanita yang akrab disapa Yenny Wahid ini, Sabtu (25/4/2015).

Dikatakan Yenny, Gus Dur semasa kecil sering bermain bola dengan teman-temannya di taman tersebut.

Ia pun menjelaskan bila di sebelah rumah Gus Dur merupakan tempat tinggal kakeknya Prabowo Subianto. Tidak jauh dari rumah Gus Dur pun ada rumah dimana Obama pernah tinggal ketika masih kecil.

"Jadi orang di sekitar sini sudah menghasilkan dua presiden. Presiden Gus Dur dan Presiden Obama," ucapnya.

Yenny pun berseloroh dalam sambutannya, bila pada 2019 mendatang ingin menjadi presiden maka bersiap-siap lah membeli rumah di sektar rumah Gus Dur yang kini menjadi Kantor Wahid Institute.

"Kalau mau jadi presiden 2019 persiapkan beli rumah di daerah sini, barang kali bisa," selorohnya mengundang tawa orang yang hadir dalam acara peresmian tersebut.

"Pak Prabowo kenapa tidak jadi ya? karena kakeknya yang tinggal disini bukan Prabowonya. itu kelirunya," canda Yenny kembali mengundang tawa.

Pada kesempatan tersebut, Yenny berharap dengan adanya patung Gus Dur di Taman Amir Hamzah, bisa menjadi inspirasi bagi semua orang

"Kami berharap patung Gus Dur kecil ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua dan bisa membantu anak-anak menggantungkan cita-citanya setinggi langit. Dari kecil Gus Dur memang suka baca buku, ini bisa menjadi pondasi membangun karakter anak-anak bangsa ke depan," kata Yenny.

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved