Home »

News

Sisihkan Rp 50.000 Selama 8 Tahun, Penjual Gorengan Ini Bisa Naik Haji

Salah satu di antara calon jemaah haji di Kota Ende adalah penjual gorengan.

Sisihkan Rp 50.000 Selama 8 Tahun, Penjual Gorengan Ini Bisa Naik Haji
blogspot pribadi
Ilustrasi haji 

WARTA KOTA, KUPANG -- Sebanyak 70 calon jemaah haji tahun 2005 asal Kabupaten Ende mengikuti pra-manasik (tata cara) berhaji di Aula Masjid Raya, Kota Ende, Senin (20/4/2015).

Salah satu di antara calon jemaah haji tersebut adalah seorang pria yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual gorengan di Kota Ende, yakni Fathurahman Mapawa.

Penjual gorengan ini bisa naik haji setelah menabung dengan tekun selama 8 tahun.

Saat ditemui Pos Kupang dalam pembukaan kegiatan manasik, Fatur, demikian sapaannya, lantas berkisah. Menurutnya, keinginan untuk menjadi seorang haji sudah dia pendam cukup lama.

Untuk merealisasikan keinginannya tersebut, dia mulai menabung sejak tahun 2007. Selama delapan tahun ia selalu menyisihkan uang hasil jerih payahnya.

"Saya sisihkan uang dari hasil gorengan setiap hari sebesar Rp 50.000 dan syukurlah uangnya akhirnya bisa saya kumpul, serta di tahun 2011 saya mulai mendaftarkan diri dan pada akhirnya di tahun 2015 ini saya akhirnya mendapatkan giliran untuk menunaikan ibadah haji," kata Fatur, yang juga mantan kurir koran Pos Kupang di Ende.

Alasannya mengikuti ibadah haji, ujar Fatur, dilandasi kemauan untuk pergi ke Baitullah.

Dirinya menyadari bahwa untuk pergi mengikuti ibadah haji dibutuhkan biaya yang cukup besar, maka dia mulai rajin menabung dengan harapan agar kelak bisa menuaikan ibadah haji.

Dengan hasil gorengan yang dia jual serta usaha lain menjadi kurir koran, ujar Fatur, dia bisa mengumpulkan uang sebesar Rp 25 juta.

Bekal uang tersebut dia jadikan sebagai modal untuk pergi menuaikan ibadah haji.

"Akhirnya penantian yang cukup panjang dapat terjawab setelah nama saya tercatat sebagai salah seorang calon jemaah haji yang akan menjalankan ibadah haji di tahun 2015," kata Fatur.

Editor: Lucky Oktaviano
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help