Pabrik Tahu Formalin Memproduksi 5,5 Kuintal Per Hari

Pabrik tahu sutera yang digerebek di Bojong Gede yang mengandung formalin diketahui mampu memproduksi 5,5 kwintal per hari

Pabrik Tahu Formalin Memproduksi 5,5 Kuintal Per Hari
istime
Ilustrasi 

WARTA KOTA, DEPOK - Pabrik tahu sutra berformalin di Jalan Kampung Sawah Desa Ragajaya, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, yang digerebek Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Bareskrim Mabes Polri, Rabu (22/4/2015) diketahui mampu memproduksi tahu sebanyak 5,5 kwintal perharinya.

Hal itu dikatakan Kepala Pusat Penyidikan BPOM, Hendri Siswandi, usai melakukan sidak ke pabrik tersebut Rabu (22/4/2015) di Balaikota Depok.

"Sedikitnya mereka produksi tahu 5,5 kwintal perharinya. Tahu mereka lempar ke sejumlah pasar di Depok, Bogor, Jakarta dan Bekasi," katanya.

Menurut Hendri, dari pemeriksaan atas pemilik dan pengelola pabrik tahu yakni Sadino diketahui bahwa mereka sudah 2 tahun beroperasi.

Hendri memastikan pihaknya akan menutup pabrik dan tidak boleh melakukan produksi lagi. Selain itu kata dia pengelola pabrik akan dijerat UU Pangan No 18 tahun 2012 dengan ancaman lima tahun penjara.

"Mereka sudah melakukan pelanggaran berupa pencampuran bahan berbahaya pada makanan. Pengelolanya sudah kami amankan," kata Hendri.

Selain itu kata dia, pihaknya juga mengamankan 7 jerigen formalin cair dan satu karung formalin bubuk dari lokasi pabrik.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved